News

Peningkatan Kendaraan Hanya 15%, Ganjil Genap di Kulonprogo Urung Diterapkan

Penulis: Hafit Yudi Suprobo
Tanggal: 31 Desember 2021 - 18:47 WIB
Foto ilustrasi arus lalu lintas. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi

Harianjogja.com, WATES--Peningkatan lalu lintas sebesar 10 sampai dengan 15 persen dari jumlah kendaraan di hari-hari biasa membuat Satlantas Polres Kulonprogo tidak menerapkan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan utama maupun destinasi wisata. Tingkat kepadatan lalu lintas jelang pergantian tahun baru dinilai landai.

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Antonius Purwanta, mengatakan belum diterapkannya ganjil genap di sejumlah ruas jalan utama maupun destinasi wisata bukan berarti personel Polri tidak disiagakan. Sejumlah personel Polri tetap berjaga di sejumlah titik yang dinilai menjadi pusat keramaian.

"Kami tetap menyiagakan personel Polri di sejumlah titik untuk berjaga. Adapun, titik yang menjadi perhatian kepolisian di Kulonprogo di antaranya obyek wisata Waduk Sermo, Pantai Glagah, Kalibiru serta kawasan wisata kuliner Nanggulan," kata Purwanta pada Jumat (31/12/2021).

Dikatakan Purwanta, berdasarkan pantauan di lapangan kebijakan untuk menerapkan ganjil genap di sejumlah ruas jalan utama maupun destinasi wisata belum menjadi hal yang urgen. Dikarenakan, belum ada peningkatan pemudik yang kembali ke wilayah Kulonprogo.

"Ditambah, tidak kami temukan juga antrean kendaraan yang harus ditangani dengan pengaturan skema lalu lintas tertentu. Meski demikian, kami tetap menyiagakan personel untuk menjaga sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kerumunan," sambung Purwanta.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, mengatakan sejumlah titik di wilayah objek wisata Pantai Glagah menjadi perhatian ia dan jawatannya. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut.

Satlinmas Kulonprogo, kata Aris, juga telah memasang sejumlah tanda peringatan maupun police line di sejumlah titik yang kerap dikunjungi oleh wisatawan. Wisatawan diharapkan tidak melanggar aturan yang berlaku saat berada di objek wisata Pantai Glagah.

"Antisipasi kami lakukan di sejumlah titik seperti di Muara Pantai Serang serta beberapa kawasan pinggir pantai yang terdapat palung laut. Kemudian, di kawasan pemecah ombak serta TPI Pantai Trisik," sambung Aris. 

Berita Terkait

Masyarakat Diimbau Tak Kembali ke Daerah Asal Hari Ini, Kenapa?
Volume Kendaraan Masuk DIY Berangsur Berkurang, Dishub Sleman: Kami Tetap Antisipasi Kemacetan
Sepekan, 30 Lakalantas Terjadi di DIY, Dua Orang Meninggal Dunia
Cegah Macet Parah, Akses di Sentra Bakpia Pathuk Ini Dibikin Searah

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Hilang di Swiss, Eril Khan Punya Dua Adik
  2. Foto-Foto Gempa Jogja 2006: Reruntuhan dan Mayat Berserakan
  3. Raih Emas di SEA Games Vietnam, Atlet Takraw Asal Lumajang Diberi Rumah
  4. Berbagi Rasa Melalui Cerita di Wedangan Kapok Lombok Aston Solo Hotel

Berita Terbaru Lainnya

Wamenkumham Tinjau Kesiapan Kanwil Kemenkumham DIY untuk Raih Predikat Birokrasi Bersih
WISATA JOGJA: Pembukaan Pasar Beringharjo Malam Hari Diperpanjang
Buya Syafii 3 Kali Serangan Jantung, Begini Kondisinya Sebelum Meninggal
Kisah Buya Syafii, Romo Santo: Sudah Terbaring Lemah Masih Ucapkan Selamat Natal
PPDB SMA/SMK DIY: Tempat Tinggal Radius 300 Meter dari Sekolah Otomatis Lolos
Buya Syafii Berpulang, Ganjar Langsung Datangi Masjid Gedhe Kauman Jogja
 Bukan di TMP, Buya Syafii Maarif Lebih Memilih Dimakamkan di Makam Muhammadiyah
Mari Bersama-sama Bijak dalam Mengelola Sampah
Dilema Penggunaan Gadget di Sekolah, Begini Sikap Disdikpora Kulonprogo
Buya Syafii Maarif Wafat, Sultan: Jogja Kehilangan Sosok Teladan