News

UKM di Sleman Diharapkan Segera Bangkit

Penulis: Abdul Hamied Razak
Tanggal: 15 Januari 2022 - 10:27 WIB
Ilustrasi usaha kecil menengah di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Kamis (2/4/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo

Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah sekian lama didera pandemi Covid-19, tahun ini diharapkan menjadi tahun kebangkitan usaha kecil menengah (UKM) di Sleman.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Haris Martapa mengatakan tahun ini jajarannya masih berupaya memulihkan perekonomian khususnya bagi kalangan UMKM sebagai dampak pandemi Covid-19.  Apalagi berdasarkan hasil evaluasi 2021 lalu, pendampingan modal UKM terjadi peningkatan dan wirausaha baru terealisasi 80%.

"Salah satu program prioritas tahun ini kami akan menyusun roadmap perkembangan UKM. Hal ini untuk pengembangan satu data UMKM di Sleman," katanya saat ditemui, Jumat (14/1/2022).

Menurut Haris, satu data UKM mulai dikembangkan di tingkat Pusat. Adapun data UKM di Sleman sudah setipe dengan data di DIY. Hal ini dimaksudkan agar data tidak diinput berulang-ulang. Saat ini di Sleman terdapat 90.083 UMKM yang terdiri dari usaha mikro sebanyak 89.400 unit usaha, 659 unit usaha kecil dan 24 unit usaha menengah.

Haris mengatakan Dinkop UKM masih bisa mengembangkan potensi Sleman Mart. Misalnya dalam penyediaan konsumsi di lingkungan Pemkab, Sleman Mart dapat menggandeng UKM yang tergabung dalam koperasi melalui Forkom UKM di 17 kapanewon. "Potensi pengembangan Sleman Mart salah satunya bisa dilakukan seperti itu," katanya.

Untuk pengembangan UKM di Sleman, kata Haris, Pemkab akan membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di wilayah Sleman Barat. Rencana pembangunan PLUT Premium tersebut baru dijalankan pada 2023. Selain bisa menjadi workshop bagi UKM, keberadaan PLUT ini bertujuan untuk pemerataan pertumbuhan ekonomi di Sleman. Saat ini Pemkab masih mencari lokasi dan lahan yang strategis untuk pembangunan PLUT Premium tersebut. "Sebenarnya, semua UKM (tidak hanya Sleman Barat) harus terus berkembang. Hanya saja di bagian barat saat ini dikembangkan jalur-jalur wisata seiring pembangunan jalan tol," katanya.

Ketua Komisi B DPRD Sleman, Nurhidayat mengatakan jajarannya sudah menggelar rapat kerja membahas evaluasi program 2021 dan program kegiatan 2022 bersama Dinkop UKM Sleman awal pekan ini. Saat ini Pemkab harus fokus membangkitkan roda perekonomian UKM setelah hampir dua tahun terdampak pandemi Covid-19. "Kami terus mendorong agar Pemkab terus melakukan pendampingan terhadap pelaku UKM sebagai upaya memajukan dan meningkatkan ekonomi dikalangan UKM," katanya.

Sebagai mitra kerja Komisi B, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap agar Dinkop UKM berupaya maksimal dalam mengembangkan dan mendukung UKM agar bisa berjalan dengan baik. "Termasuk membantu memasarkan produk UKM secara online sesuai standar PIRT dan BPOM. Tahun 2022 ini kami harap menjadi tahun kebangkitan UKM di Sleman," katanya

Berita Terkait

Ide Usaha Sampingan yang Hasilkan Cuan di Bulan Ramadan
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Buka Usaha Cuci Motor
Resolusi 2022 yang Realistis untuk Pemilik Usaha Kecil

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Unggah Ini di Instagram, Apakah Raffi Ahmad Beli Klub Lecce?
  2. Angkat Tema Kebersamaan, Penyanyi Cilik Asal Jogja Rilis Lagu Ketiganya
  3. Tunggu Pembangunan, Warga Berinisiatif Bangun Jembatan Darurat
  4. Astaga! Hakim Banding PT DKI Obral Hukuman Kasus PT Asabri

Berita Terbaru Lainnya

Kesederhanaan Buya Syafii: Ketika Diundang Tak Mau Dijemput & Jalan Sendiri
Duka Mendalam, Warga Perumahan Nogotirto Sleman Salat Gaib untuk Buya Syafii
Wamenkumham Tinjau Kesiapan Kanwil Kemenkumham DIY untuk Raih Predikat Birokrasi Bersih
WISATA JOGJA: Pembukaan Pasar Beringharjo Malam Hari Diperpanjang
Buya Syafii 3 Kali Serangan Jantung, Begini Kondisinya Sebelum Meninggal
Kisah Buya Syafii, Romo Santo: Sudah Terbaring Lemah Masih Ucapkan Selamat Natal
PPDB SMA/SMK DIY: Tempat Tinggal Radius 300 Meter dari Sekolah Otomatis Lolos
Buya Syafii Berpulang, Ganjar Langsung Datangi Masjid Gedhe Kauman Jogja
 Bukan di TMP, Buya Syafii Maarif Lebih Memilih Dimakamkan di Makam Muhammadiyah
Mari Bersama-sama Bijak dalam Mengelola Sampah