Jogjapolitan

2 Siswa SMA Negeri di Jogja Positif Covid-19, Sekolah Tatap Muka Dievaluasi

Penulis: Sunartono
Tanggal: 26 Januari 2022 - 15:57 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak dua siswa dari salah satu SMAN di Kota Jogja terkonfirmasi positif Covid-19. Pemda DIY akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% jika kasus terus merangkak naik.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan ditemukan dua siswa positif Covid-19 di SMAN 8 Kota Jogja. Tracing telah dilakukan kepada semua siswa dan guru di sekolah tersebut. "Dua kasus positif ini dari kalangan siswa semua, sudah dilakukan tracing," katanya di DPRD DIY, Rabu (26/1/2022).

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menyatakan terungkapnya kasus Covid-19 di SMAN 8 Jogja berawal dari salah satu siswa kelas XII yang tidak masuk karena sakit, setelah dilakukan swab hasilnya positif. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap semua siswa dan guru dengan jumlah lebih dari 200 orang, hasilnya ada satu siswa dari kelas X yang positif.

BACA JUGA: Beda dengan Klithih, Begini Cara Bertarung Geng di Jogja Zaman Dahulu

Sedangkan ratusan lainnya baik siswa maupun guru hasil swabnya negatif Covid-19. Kondisi dua siswa tersebut sudah dalam keadaan sehat.

"Semua sudah kami tracing dan dua siswa itu yang positif. Sementara dua kelas itu yang ditutup [tidak menggelar PTM] selama lima hari. Kalau kelas lain hasil skrining tidak ada masalah, negatif semua," katanya.

Didik mengatakan akan segera melakukan evaluasi terkait adanya temuan kasus tersebut. Pemantauan penerapan prokes juga terus dilakukan oleh tim Disdikpora ke sekolah-sekolah. Sampai saat ini memang PTM SMA/SMK masih digelar 100%. "Tetapi kami akan evaluasi," ucapnya.

Baskara Aji mengatakan kasus Covid-19 selama dua hari terakhir mengalami peningkatan yang dimungkinkan akibat kerumunan. Oleh karena itu Aji meminta kepada masyarakat agar tidak membuat aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Selain itu meminta kepada kabupaten dan kota melakukan evaluasi terhadap PTM 100%.

"Sekolah di kabupaten dan kota maupun Disdikpora DIYuntuk mengevaluasi dan melakukan beberapa penyesuaian karena kasus meningkat. Kalau perlu jangan full dulu [PTM-nya]," katanya.

Ia mengingatkan ditemukannya empat probabilitas omicron diharapkan menjadi perhatian bersama agar warga meningkatkan kewaspadaan. "Adanya probable omicron ini kami minta semua pihak waspada," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Studi Terbaru Ada Virus yang Bisa Membangunkan Sel Kanker Payudara yang Tidak Aktif
Covid-9 Mulai Merebak, Dokter Paru: Perlu Ada Kejelasan Vaksinasi
15 Orang Positif Covid-19 di Jaksel
Covid-19 Merebak Lagi, Ini 7 Imbauan WHO

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Cara Baru Lawan TBC Didorong dari Jogja, Deteksi Dini Jadi Kunci
Laga Penentu di Depan, PSS Sleman Wajib Menang demi Jaga Asa
Deretan Mesin Cetak Canggih Ramaikan Pameran di JEC
ASN Bantul Mulai Kerja Fleksibel, WFH Hanya Berlaku Jumat
Vaksin Haji Mulai Berjalan, Skrining Ketat Berlaku di Kulonprogo
Dari Dapur Sederhana, Perjuangan Kader Ini Ubah Nasib Balita
Setoran Pajak Sleman Tembus 663 Miliar, Kinerja Tumbuh
WFH ASN Gunungkidul Segera Berlaku, Tak Berlaku Semua
Catat, Ini Jadwal Bus Malioboro ke Parangtritis Kamis 9 April 2026
Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Kota