News

Gubuk Pijat di Pantai Parangkusumo Dibongkar

Penulis: Catur Dwi Janati
Tanggal: 27 Januari 2022 - 20:32 WIB
Petugas Satpol PP Bantul memasang papan larangan pendirian bangunan di kawasan Cepuri Parangkusumo, Kamis (27/1/2022). - Istimewa/Dokumen Satpol PP

Harianjogja.com, BANTUL—Gubuk pijat di Parangkusumo dibongkar petugas Satpol PP Bantul bersamaan dengan bangunan semi permanen yang dibangun di kawasan Cepuri Parangkusumo. Masyarakat tidak boleh kembali mendirikan bangunan di kawasan tersebut setelah ditertibkan.

Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan jajarannya melakukan sosialisasi kepada para pemilik lapak atau gubuk semi permanen yang berdiri di lokasi bukan peruntukannya pada Selasa (25/1/2022). Setelah sosialisasi, para pemilik bangunan diberi waktu hingga Rabu (26/1/2022) untuk membongkar bangunan secara mandiri. Jika tidak, petugas langsung membongkarnya.

BACA JUGA: Setelah PKL Malioboro, Giliran Penjual Sepatu di Jalan Mataram Dipindah

Setidaknya ada delapan gubuk jasa pijat dan sembilan lapak untuk berdagang yang diperi peringatan. Hingga batas waktu yang ditentukan, para pemilik bangunan telah membongkar bangunannya secara mandiri.

"Dengan kesadaran sendiri, pemilik gubuk memilih membongkar sendiri bangunan yang didirikan. Meski demikian, kami terus mengecek agar tak ada lagi warga yang mendirikan gubuk lagi pascapenertiban," kata Yulius saat ditemui, Kamis (27/1/2022).

Menurut Yulius, area Cepuri Parangkusumo merupakan kawasan yang harus bebas dari pedagang dan usaha lain karena masuk ke dalam salah satu titik sumbu imajiner. Satpol PP, menurut Yulius, terus berkoordinasi dengan instasi terkait khususnya Dinas Pariwisata Bantul demi menjaga kenyamanan dan ketertiban kawasan ikon wisata Bantul tersebut.

BACA JUGA: Mahasiswa UNY Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ini Langkah Kampus

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menambahkan sebelumnya di selatan kawasan Cepuri Parangkusumo banyak terdapat bangunan yang berdiri tanpa identitas atau bukan peruntukannya. "Kami sudah memasang papan peringatan larangan mendirikan bangunan di kawasan itu," katanya.

Ke depan, area lanskap Parangkusumo bakal ditata menjadi kawasan pedestrian dan taman untuk kegiatan santai, sekaligus untuk mewujudkan pantai yang tidak kumuh."Imbaunnya segala kegiatan di Pantai Selatan Bantul harus selalu dikoordinasikan dengan instansi terkait," katanya. 

Berita Terkait

Ngabuburit Berteman Ombak Pantai, Ini Rekomendasi Paling Seru di DIY
Mengenal Pantai Ngetun, Surga Tersembunyi di Gunungkidul
7 Fakta Pantai Mesra, Pantai Menawan di Gunungkidul yang Ramah Keluarga
Tips Selamat dari Seretan Ombak

Berita Lainnya

  1. Bagaimana Cara Berjualan di CFD Solo?
  2. Disdikbud-TACB Sukoharjo Kaji 5 Objek Diduga Cagar Budaya, Ini Listnya
  3. Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (21/5/2022): Filmnya Keren-keren Hlo
  4. Lirik Lagu Lara – Difki Khalif feat Ariel Noah

Berita Terbaru Lainnya

Resmi Pimpin UGM sampai 2027, Ini Profil Ova Emilia
REKTOR BARU UGM: Setelah 55 Tahun, UGM Kembali Dipimpin Dokter
PLN Jogja Lakukan Pekerjaan Tanpa Padam

PLN Jogja Lakukan Pekerjaan Tanpa Padam

Jogjapolitan | 9 hours ago
Pesan Sultan untuk Penjabat Wali Kota & Bupati Kulonprogo
Turun, Segini Harga Minyak Goreng Curah di Kota Jogja
Terpilih Jadi Rektor UGM, Ova: Jadi Dokter, Saya Tak Sekadar Mengobati
Sultan Minta Pengunjung Malioboro Bijak Terkait Lepas Masker
Ketum Partai Ummat Temui Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah, Ini yang Dibahas
Pusat Desain Industri Nasional Kota Jogja Mulai Dibangun
Ova Emilia Terpilih Jadi Rektor UGM

Ova Emilia Terpilih Jadi Rektor UGM

Jogjapolitan | 15 hours ago