Jogjapolitan

Asyik..Armada Bus Sekolah di Gunungkidul Bakal Ditambah

Penulis: David Kurniawan
Tanggal: 03 April 2022 - 18:47 WIB
Salah satu unit bus sekolah yang dimiliki Dinas Perhubungan Gunungkidul untuk rute Gedangsari-Wonosari. Foto diambil Kamis (31/3/2022) - Harian Jogja/David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Perhubungan Gunungkidul berkomitmen untuk memperluas layanan bus sekolah dengan menambah sebanyak 15 unit bus. Meski demikian, penambahan ini tidak akan mengganggu operasional bus sekolah yang dijalankan oleh anggota organisasi angkutan darat.

Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, bus sekolah telah beroperasi karena telah diresmikan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pada Kamis (31/3/2022). Meski demikian, aramada yang dimiliki pemkab baru ada tiga bus sehingga membutuhkan penambahan armada untuk bisa menjangkau seluruh wilayah di Bumi Handayani.

Menurut dia, tiga bus sekolah yang ada melayani rute Sokoliman-Wonosari; Semanu-Wonosari dan Gedangsari-Wonosari. Rencananya ada upaya penambahan 15 unit bus baru agar bisa menjangkau ke seluruh kapanewon.

“Minimal masing-masing kapanewon ada satu bus sekolah,” kata Rakhmadian, Minggu (3/4/2022).

BACA JUGA: Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Tinggal 417

Ia mengungkapkan, untuk penambahan armada sudah dipersiapkan. Selain mencoba pengadaan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, juga meminta bantuan ke Pemerintah DIY melalui Dana Keistimewaan.

“Tujuan dari bus sekolah untuk memberikan rasa aman kepada para siswa dan agar terhindar dari kecelakaan, karena selama ini banyak membawa kendaraan sendiri ke sekolah,” katanya.

Rakhmadian memastikan rencana penambahan armada bus ini tidak akan mengganggu operasional bus sekolah yang dijalankan oleh anggota Organda di Gunungkidul. Pasalnya, operasi bus milik dinas perhubungan bersifat mendukung dan rutenya berbeda dengan milik organda.

“Yang diprioritaskan beroperasi milik organda. Karena ke depannya, bus-bus ini juga dapat untuk mendukung moda transpotasi di area wisata,” katanya.

Disinggung mengenai anggaran pengadaan, ia mengakui satu unit bus haganya di kisaran Rp450 juta. “Kalau disetujui nanti beli baru semua dan unitnya semua dilengkapi dengan AC, sama seperti tiga armada yang dimiliki saat ini,” katanya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menudkung penuh operasional armada bus sekolah. Moda ini disediakan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan pelajar, serta upaya menghidupkan armada angkutan di kapanewon yang mati suri.

“Semoga memberikan manfaat untuk mempermudah akses pulang pergi ke sekolah bagi anak-anak,” kata Sunaryanta di sela-sela peresmian, Kamis siang.

Dia berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan. Untuk pengoperasian juga dibuat zonasi sesuai dengan trayek armada di setiap kapanewon. Selain itu, juga ada upaya memperluas kerja sama dengan pemilik angkutan agar tetap produktif. “Daripada mati suri kan bisa bekerjasama untuk melayani rute anak-anak sekolah,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Pria Tabrakkan Diri ke Feeder Trans Semarang, Ini Kronologinya
Tambahan Bus Sekolah di Gunungkidul Tunggu Restu dari Kementerian
Jadwal DAMRI ke Bandara YIA, Minggu 11 Januari 2026
DAMRI Jogja-YIA Tarif Rp80.000, Berangkat Tiap Satu Jam

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Dinkes Kulonprogo: Belum Ada Temuan Kasus Super Flu
Wisata Konservasi Dinilai Cocok Jadi Arah Pariwisata DIY
Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pemancing Hilang di Wediombo
Pemkal Seloharjo Siapkan Laporan Pidana Kasus Gamelan
Sepanjang 2025, BPBD Catat 581 Bencana di Gunungkidul
Kulonprogo Selalu Surplus Perolehan Padi Meskipun Dilanda Kerusakan
Tambahan Bus Sekolah di Gunungkidul Tunggu Restu dari Kementerian
Umat Kristen-Katolik Mengikuti Seminar Ekumenisme di Jogja
PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
Sleman Gelar Diskusi Kelas Harian untuk UMKM Naik Kelas