Jogjapolitan

UNY Latih Alumni Siswa Calon Ayah-Ibu Mahir Arsip Keluarga

Penulis: Media Digital
Tanggal: 19 Mei 2022 - 12:17 WIB
Pelatihan soal kearsipan - Ist

SLEMAN–Salah satu bentuk ketahanan keluarga yang berperan penting pada kelancaran tugas dan aktivitas keseharian keluarga adalah kerapian arsip. Arsip merupakan rekaman kegiatan dan peristiwa yang dibuat dari berbagai lembaga. Sayangnya, masih banyak individu dan keluarga belum melek tentang dunia kearsipan keluarga.

Melalui program Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DBLK), dosen dan mahasiswa Pendidikan Administrasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (14/5/2022), memberikan workshop literasi kearsipan keluarga terhadap alumni siswa Sekolah Calon Ayah-Ibu (SCAI). SCAI merupakan program pendidikan yang dinaungi oleh Yayasan Rumpun Nurani (RN),sebuah wadah sosial untuk belajar guna meningkatkan kualitas diri dan keluarga.

Dalam sambutannya, Voettie Wisataone, ketua pelaksana workshop literasi arsip berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu dalam memanajemen arsip keluarga. Kegiatan ini disambut baik oleh Ketua Yayasan RN yang diwakili oleh Deri Rizki Anggarani.

Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara daring dan penyelenggarannya berpusat di Café Kolektif. Workshop terdiri dari dua sesi dan dimoderatori oleh Nadia Sasmita Wijayanti, M.Si. Sesi pertama adalah penyampaian tentang urgensi melek kearsipan keluarga dengan narasumber Dr. Rosidah, M.Si. Dilanjutkan sesi kedua, bersama Danang Setyaramadhan, MPA. yang menyampaikan jenis-jenis arsip keluarga. Disesi ini, peserta dilatih untuk mahir mengelompokkan arsip secara manual maupun digital.

Baca juga: DPAD DIY Gelorakan Wisata Sadar Arsip Lewat Diorama Arsip Jogja

Workshop literasi arsip ini diikuti oleh 27 peserta yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah kegiatan workshop ini berakhir, peserta akan didampingi selama satu minggu untuk merapikan arsip pribadi dan keluarga secara manual dan digital. Pendampingan ini dilaksanakan intensif melalui grup whatsapp dan didampingi langsung oleh dosen dan mahasiswa Pendidikan Administrasi.

“Andai saya tahu lebih awal bagaimana cara merapikan arsip keluarga, tentu ijazah SMA saya tidak akan rusak seperti sekarang!” Ujar Pipit, salah satu peserta kegiatan.

“Sangat bermanfaat! Saya mau ikut pendampingan," harap peserta lainnya Nur Rahman saat di akhir acara. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Fridolin Belnovando Bawa Semangat Service Excellence di Raker BSN
Pelajar English 1 Belajar Jurnalistik di Kantor Harian Jogja
Transformasi SDM Teknis Jadi Kunci Adaptasi Industri di Era Digital
Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini, Barcelona Berpotensi Kudeta Real Madrid

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Kulonprogo Terapkan Larangan Kantong Plastik Mulai 2026
Kecelakaan Lalu Lintas Gunungkidul Meningkat di 2025
Bulan Dana PMI Sleman 2025 Himpun Rp1,1 Miliar
Libur Nataru, Okupansi Hotel Bantul Tak Maksimal
Gerakan Sambanggo Dorong Wisata Tanjungsari-Trisik Kulonprogo
Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jogja Aktifkan Posko Siaga
The Vibes of Paradise, Branding Baru Wisata Gunungkidul
Penanganan Pohon Rawan Tumbang di Bantul Terkendala Kewenangan
Awali 2026, InJourney Sambut Wisatawan dengan Budaya dan Aksi Hijau
Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam