Hiburan

Sedang Demam Latto-latto, Ternyata Sejarahnya Pernah Memakan Korban Jiwa

Penulis: Bernadheta Dian Saraswati
Tanggal: 02 Januari 2023 - 14:07 WIB
Ilustrasi Latto/latto

Harianjogja.com, JOGJA—Permainan Latto-latto belakangan viral setelah pada tahun 2003 juga sempat digandrungi anak-anak di masanya. Latto-latto atau Katto-katto kini banyak dijual di toko mainan anak, bahkan di marketplace pun juga banyak ditawarkan. 

Latto-latto atau yang juga disebut katto-katto, nok-nok dan toki-toki merupakan sebuah mainan tradisional berupa dua buah bola plastik berbobot padat keras dengan permukaannya yang halus. Dua bola itu diikat dengan seutas tali dengan cincin jari di tengah.

Untuk memainkannya, tangan dimasukkan pada cincin itu dan mengangkatnya naik turun hingga kedua bola berbenturan. Permainan ini termasuk jenis permainan ketangkasan dengan mengandalkan keterampilan fisik.

Ada yang menganggap Latto-latto bisa meningkatkan konsentrasi pemainnya, namun ada pula yang menganggap permainan ini berisik karena menimbulkan suara plak plak yang kencang. 

Baca juga: Sedang Viral! Ini Link Download dan Cara Main Latto-latto Online

Dilansir dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, permainan ini sebetulnya sempat viral di Amerika Serikat (AS) pada beberapa tahun lalu. Perbedaan berada di bahan bola yang dipakai.

Apabila kini menggunakan plastik, dulu latto-latto menggunakan material kaca yang pernah menumbalkan nyawa.

Lantas, bagaimana sejarah permainan latto-latto?

Diketahui, kata latto-latto merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari bahasa Bugis. Sedangkan di Jawa, latto-latto lebih sering disebut sebagai etek-etek. Permainan ini pun sudah ada sejak zaman dahulu.

Awal mula muncul permainan ini yakni pada 1960-an, lalu mulai populer tahun 1970-an di AS. Di Amerika sendiri latto-latto disebut dengan nama clankers.

Menelan korban jiwa

Pada 1970-an, permainan latto-latto sempat di larang oleh penjabat sekolah AS. Menggunakan material kaca, permainan yang harus dibanting ini rawan pecah.

Pecahan kacanya pun tak bisa diprediksi. Berterbangan ke mana-mana, pecahan latto-latto pun kerap mengenai tubuh seseorang.

Selain di AS, latto-latto juga mirip dengan boleadoras atau bolas, senjata pilihan untuk gaucho koboi Argentina.

Permainan koboi ini juga ternyata menelan korban, sehingga dilarang penggunaannya oleh pemerintah setempat.

Kini di Indonesia sendiri, latto-latto menggunakan material plastik atau kayu sehingga aman dan ringan untuk dimainkan.

Latto-latto digital

Saking viralnya, permainan ini sudah ada versi digitalnya untuk dimainkan secara online melalui ponsel pengguna.

Latto-latto bisa diunduh gratis di Google Play Store dengan meng-klik link download di bawah ini. Diciptakan oleh Play Castle, Latto Latto digital ini telah diunduh lebih dari 100.000 kali.

Keunggulan latto-latto digital ini yakni pemain bisa mengganti bola mereka secara bebas. Skin bola bisa diubah warnanya dan bentuknya.

Unik, bola latto-latto ini bisa diganti menjadi bola basket, bola voli, bahkan tabung gas melon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com, wikipedia

Berita Terkait

Ribuan Orang Ikuti Senam Massal HUT Kids Fun ke-27
Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

aespa Akui Selalu Kehabisan Waktu Nikmati Jakarta
Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
Armageddon Menggema, aespa Bakar Panggung di BSD
Sering Dianggap Suplemen Biasa Minyak Ikan Penting untuk Anak
Bayam Ungu Termasuk Superfood, Ini Khasiatnya untuk Tubuh
Daun Pepaya Populer untuk Tuisan, Ternyata Kaya Manfaat
Sering Dibuang Kulit Pisang Ternyata Punya Banyak Manfaat
Di Balik Aromanya yang Kuat Durian Simpan Khasiat Tak Terduga
Ini Dampak Buruk Terlalu Lama dalam Ruangan Berpendingin
Tubuh Berubah Saat Rutin Makan Wortel Ini yang Terjadi