Lifestyle

Ahli Gizi: Silakan Makan Apa Saja saat Lebaran, tapi...

Penulis: Bernadheta Dian Saraswati
Tanggal: 27 April 2022 - 13:07 WIB
Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA-Lebaran identik dengan sajian makanan berlemak, berminyak, dan berkadar gula tinggi seperti opor ayam, sambal goreng ati, rendang, semur daging, aneka kue kering dan lainnya. Namun seorang ahli gizi mempersilakan kita untuk memakan apa saja saat Lebaran asal ada batasan porsinya.

Ahli Gizi UGM, Dr. Toto Sudargo, M.Kes., menyampaikan pengendalian diri saat lebaran perlu dilakukan termasuk dalam mengatur konsumsi makanan. Hal ini perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat.

Toto mengatakan puasa Ramadan mengajarkan kita untuk menjalani gaya hidup sehat. Sebab, saat puasa kita tidak hanya mengendalikan emosi saja namun juga ada upaya pengendalian dalam mengatur kebiasaan makan.

“Saat puasa kita tidak makan selama kurang lebih 12-13 jam. Ini memberikan kesempatan atau memanjakan organ pencernaan untuk beristirahat,” jelasnya, Selasa (26/4/2022).

Toto mengatakan saat lebaran biasanya kita dimanjakan dengan aneka hidangan yang berlemak, bersantan, serta tinggi gula. Setelah berpuasa selama 1 bulan biasanya ada kecenderungan kalap makan saat lebaran. Jika hal tersebut tidak dikendalikan akan memicu munculnya sejumlah penyakit di kemudian hari. Untuk itu ia pun membagikan sejumlah kiat agar bisa menjalani Lebaran dengan lebih sehat. Salah satunya, batasi porsi makan. Caranya dengan makan dalam porsi kecil.

Baca juga: Makanan yang Tak Cocok untuk Berbuka Puasa

“Silahkan untuk makan apa saja saat Lebaran mau lemak, karbohidrat, gula dan lainnya. Namun yang penting secukupnya atau sedikit-sedikit saja,” terang Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM Ini, Selasa (26/4/2022)

Lalu, imbangi dengan konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur. Dengan konsumsi makanan kaya serat akan membantu dalam mengikat lemak dalam makanan.

“Buah tidak buat eneg dan juga mengandung gula komplek sehingga lebih aman,”imbuhnya.

Berikutnya, tetap lakukan olahraga atau aktivitas fisik untuk membakar kalori. Lakukan aktivitas fisik secara rutin selama 30 menit setiap hari.

Tak lupa tetap makanan sesuai jam makan yaitu 3 kali sehari. Hal ini penting dilakukan untuk mengontrol asupan kalori.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Bahaya Kesehatan dari Pakaian Bekas, Waspadai Risiko Infeksi
Penurunan Berat Drastis Bisa Jadi Tanda Diet Keliru
Psikolog Soroti Pentingnya Ruang Aman Digital untuk Anak
Variasi Protein Penting untuk Penuhi Gizi Harian Anak

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Ibu Hamil Diminta Hindari Makanan Setengah Matang dan Kafein
Kasus Obesitas Melonjak, Ahli Tegaskan Diet Ekstrem Berbahaya
Ibu Hamil Rentan Alami Hipertensi Paru, Ini Penjelasannya
Kemenekraf: Produk Daur Ulang Jadi Sumber Ekonomi Baru
Bahaya Kesehatan dari Pakaian Bekas, Waspadai Risiko Infeksi
Orangtua Diminta Bekali Anak dengan Literasi Digital, Ini Tujuannya
Penurunan Berat Drastis Bisa Jadi Tanda Diet Keliru
Psikolog Soroti Pentingnya Ruang Aman Digital untuk Anak
Film Terlaris 2025, Jumbo hingga Agak Laen Kuasai Layar
Liburan Akhir Tahun, Risiko Penyakit pada Anak Meningkat