Advertisement
2 Perusahaan Malaysia Tertarik Bangun Apartemen di IKN

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Otorita Ibu Kota Nusantara mengungkapkan banyak sebanyak dua perusahaan asal Malaysia berminat untuk membangun apartemen di Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menyampaikan, kedua perusahaan asal Negeri Jiran itu sudah dalam tahap studi kelayakan (feasibility study/FS).
Advertisement
"Ada perusahaan Malaysia, dua perusahaan yang dia sudah masuk ke tahap feasibility study. Kalau sudah, nanti dievaluasi oleh pemerintah, tender, dan mereka bisa bangun," kata Agung di sela-sela Asean Business and Investment Summit (ABIS) 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (3/9/2023).
BACA JUGA: Investasi di IKN Jalan Terus, Ini Sederet Fasilitas yang Bakal Ada Saat HUT RI
Dua perusahaan yang berminat untuk membangun apartemen di IKN yaitu IGM Properties SDN BHD dan Maxin Global BHD.
Agung mengungkapkan, kedua perusahaan properti itu berencana untuk membangun masing-masing 10 tower apartemen di IKN. Kendati demikian, dia tidak bisa memastikan berapa nilai investasinya lantaran tergantung dari studi kelayakan yang saat ini masih berproses.
Sementara itu, Kementerian PUPR akan membangun 47 tower apartemen di IKN. Sedangkan untuk sektor privat, diestimasikan bakal membangun sebanyak 200 tower.
"Rusun itu tadi dibagi dua ada yang dibangun oleh APBN, [Kementerian] PUPR itu akan membangun 47 tower, swasta estimasi sudah 200 tower yang menyampaikan minat dan sekarang sedang dirposes untuk membuat studi kelayakan," jelasnya.
Jika ditotal, terdapat 10 perusahaan, baik dalam negeri maupun luar negeri yang sudah bersedia untuk membangun apartemen di IKN. Perusahaan asal Indonesia diantaranya PT Summarecon Agung Tbk., PT Nindya Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung). Lalu, PT Intiland Development Tbk., PT Perintis Triniti Properti Tbk., serta PT Ciputra Development Tbk.
Sisanya, merupakan konsorsium China dan Indonesia, serta Korea Selatan.
Hingga saat ini, Otorita IKN mencatat sudah ada sebanyak 270 Letter of Intent (LOI). Surat investasi tersebut, didominasi dari perusahaan dalam negeri, sementara sisanya berasal dari Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan.
Adapun dalam waktu dekat, KBRI Bangkok berencana untuk membuat forum investasi di Thailand, guna menarik investasi dari pengusaha asal Negeri Gajah Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Selamat dari Gempa Myanmar, Babah Alun Nazar Gratiskan Tarif Tol Cisumdawu
- Kemenkes: Fasilitas Kesehatan di Seluruh Indonesia tetap Beroperasi Selama Lebaran
- Di Sela-Sela Gelar Griya, Wartawan Ajak Prabowo Lakukan Gerakan Velocity
- Jokowi Pillih Berlebaran di Solo
- SBY dan JK Hadiri Gelar Griya di Istana
Advertisement

Lebaran 2025, Ada 1.321 Warga Binaan Permasyarakatan DIY Terima Remisi Hari Raya Idulfitri, 10 Orang Langsung Bebas
Advertisement

Taman Wisata Candi Siapkan Atraksi Menarik Selama Liburan Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Advertisement
Berita Populer
- Umat Muslim Palestina Rayakan Idulfitri di Tengah Serangan Israel
- Toko Pakaian Bekas di Klaten Dibanjiri Pembeli pada H-1 Lebaran 2025
- Sambut Hari Raya Idulfitri, Ini Pesan Wakil Presiden
- Jemaah dan Menteri Mulai Berdatangan di Masjid Istiqlal
- Prabowo : Idulfitri Momentum Perkuat Solidaritas
- Prabowo dan Gibran Salat Id Bersama Masyarakat di Istiqlal
- Arus Balik Lebaran Cenderung Landai, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement