HomeNews

5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus

Oleh:
20 Juni 2014 - 16:00 WIB

Harianjogja.com, BANTUL - Lima mahasiswa pecinta alam (mapala) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sukses mendaki gunung tertinggi di Benua Eropa bernama Gunung Elbrus berada di Rusia. Ekspedisi sukses ini langsung mendapat sambutan hangat dari pihak kampus, Kamis (19/6/2014).

Kelima mapala UMY adalah Singgih Alnin Muttaqin, Ahmad Rasyid Gandi, M Fauzan, Saigunsi Bonita Arimi, dan Suharjono Lempo selaku penanggung jawab misi pendakian. Kelimanya sukses menancapkan bendera Merah Putih di puncak Elbrus.

Tidak mudah menyukseskan misi pendakian gunung Elbrus yang memiliki ketinggian 5.642 Mdpl tertinggi di Eropa. Gunung bersalju ini bukan tidak berbahaya. Nyawa menjadi taruhan karena menurut catatan sedikitnya ada 30 korban pendaki gunung ini setiap tahunnya.

"Misi pendakian dimulai sejak 1 hingga 19 Juni 2014," ujar Lempo kepada awak media, Kamis (19/6/2014).

Menurutnya, eksedisi pendakian Elbrus memang sudah lama direncanakan sebagai ajang menguji kemampuan anggota dalam sesi materi rimba dan gunung. Diperlukan kesiapan khusus tim ekspedisi menjalani karantina selama enam bulan untuk mempersiapkan fisil dan mental sebelum dilepas pihak kampus UMY pada 28 Mei silam.

Mapala UMY ini mencapai puncak Elbrus tepatnya 10 Juni 2014 pukul 12.40 waktu Moscow atau 15.40 WIB. Bukan tanpa kendala bisa sampai puncak Elbrus yang dikenal gunung mematikan. Suhu dingin cukup ektrim menjadi tantangan berat tim yang harus beradaptasi.

Sesampainya di puncak kelima mapala UMY tidak hanya puas telah berhasil menancapkan bendera Indonesia, melainkan mencatat rekor mengenakan batik ditempat tertinggi.

Tag: Editor: Nina Atmasari

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Vaksinasi di Objek Wisata Ketep Pass Mendapat Apresiasi dari Waaster Kasad 64 Anak di Kota Magelang Kehilangan Orang Tua karena Covid-19 Kemenkes Mengaku Kesulitan Lunasi Tunggakan Klaim Rumah Sakit Tahun Ini Demi Menyapa Warga Seberang Sungai, Presiden Jokowi Naik Perahu Nelayan Presiden Jokowi Ungkap Tidak Mudah Datangkan Vaksin, Jadi Rebutan Semua Negara
Berita Terbaru
Risiko Long Covid pada Anak-Anak Jauh Lebih Rendah 14 minutes ago
Polri Periksa 4 Penjaga Rutan dalam Kasus Penganiayaan oleh Napoleon 54 minutes ago
Vaksinasi di Objek Wisata Ketep Pass Mendapat Apresiasi dari Waaster Kasad 1 hour ago
Bawa Kabur Miliaran Rupiah, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap 1 hour ago
64 Anak di Kota Magelang Kehilangan Orang Tua karena Covid-19 2 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Update Corona Indonesia 23 September: Positif 2.881, Jateng Tertinggi 2 hours ago
Jadi Tersangka KPK, Segini Kekayaan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin 3 hours ago
Kemenkes Mengaku Kesulitan Lunasi Tunggakan Klaim Rumah Sakit Tahun Ini 4 hours ago
Demi Menyapa Warga Seberang Sungai, Presiden Jokowi Naik Perahu Nelayan 4 hours ago
Presiden Jokowi Ungkap Tidak Mudah Datangkan Vaksin, Jadi Rebutan Semua Negara 4 hours ago