HomeNews

21 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan

Oleh:Newswire
07 Oktober 2019 - 06:47 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. - JIBI/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia menenggelamkan 21 kapal motor (KM) nelayan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia.

"Sebanyak 21 KM asing tersebut di tenggelamkan di dua lokasi, yakni di perairan Tanjung Datok, Kabupaten Mempawah dan perairan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Pontianak, Minggu (6/10/2019).

Penenggelaman KM asing yang didominasi KM asal Vietnam yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia tersebut, dengan dipimpin langsung oleh Menteri KKP, Susi Pudjiastuti dengan cara melubangi bagian lambung kapal dan mengisinya dengan air laut, sehingga KM tersebut tenggelam dengan sendirinya.

Dalam kesempatan itu, Susi menegaskan, penenggelaman KM nelayan asing tersebut, merupakan tindakan pemerintah Indonesia untuk memberikan efek jera kepada nelayan asing agar tidak melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia.

Sikap tegas itu merupakan aksi nyata dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia agar kapal asing tidak lagi berani melakukan pencurian terhadap sumber daya alam yang ada di laut Indonesia.

"Kini hasil laut Indonesia semenjak dilakukan tindakan tegas berupa penenggelaman tersebut, mulai meningkat dua kali lipat dari sebelum-sebelumnya," ungkapnya.

Ia menambahkan, penangkapan ikan dengan cara yang sesuai aturan yang diberlakukan pemerintah juga akan meningkatkan sumber daya laut Indonesia, dan juga dapat menggenjot pendapatan nelayan tradisional Indonesia.

Data KKP mencatat, penenggelaman KM nelayan asing sebanyak 21 unit tersebut, terdiri sebanyak 18 unit KM di perairan Tanjung Datok, Kabupaten Mempawah dan tiga unit KM di perairan Paloh, Kabupaten Sambas.

Kemudian akan ditenggelamkan juga KM nelayan asing di Natuna sebanyak sembilan unit KM, enam unit KM di Batam, dan enam unit KM di Belawan atau totalnya 41 unit KM nelayan asing yang ditenggelamkan yang sudah berkekuatan hukum tetap, kata Susi.

Sumber: Antara Tag: maritim Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait
OPINI: Revolusi Industri 4.0 & Nakhoda Pelayaran 1 year ago
Indonesia Pamer ke Negara IMO soal Tanjuk Priok yang Didatangi Kapal Kelas Dunia 2 years ago
OPINI: Menuju Gravitasi Ekonomi Maritim 2 years ago
Moledoko Akan Hadiri Peringatan Hari Maritim Nasional 2 years ago
RI Galang Dukungan Arab Saudi demi Posisi di Organisasi Maritim Internasional 2 years ago

Berita Pilihan

Sri Mulyani Curhat Pernah Rangkap Jabatan Menteri, Gajinya Satu Badai Matahari Diprediksi Hari Ini, Begini Dampaknya ke Bumi Bandara Kualanamu Dijual, Ini Profil Investor Asingnya Jelang Nataru, Menteri Muhadjir Beri Pesan untuk Umat Kristiani Musik Kondangan Terlalu Keras, Puluhan Ayam Mati Mendadak
Berita Terbaru
Sri Mulyani Curhat Pernah Rangkap Jabatan Menteri, Gajinya Satu 1 hour ago
Peserta Reuni 212 Terancam Pasal Berlapis, Pengacara Rizieq Pilih Bungkam 1 hour ago
Kemenhub Siapkan Rp442,7 Miliar untuk Pengembangan 5 Destinasi Wisata 1 hour ago
Masih Berduka, Keluarga Almarhum Ustaz Arifin Tolak Reuni Akbar 212 1 hour ago
Jokowi Sudah Perintahkan Jajarannya untuk Siaga terhadap Omicron 2 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Polda Sebut Tidak Ada Pengamanan Khusus untuk Reuni 212 2 hours ago
Kerumunan Reuni 212 Dibubarkan 3 hours ago
Perayaan Natal di 68 Gereja Keuskupan Agung Jakarta Secara Digital 3 hours ago
JPU Dakwa Munarman dengan 3 Pasal UU Terorisme 4 hours ago
Prakiraan BMKG: Sejumlah Wilayah di Indonesia Waspada Banjir 4 hours ago