News

Pesawat AU Chile Berpenumpang 38 Orang Hilang Saat Menuju Antartika

Penulis: Newswire
Tanggal: 10 Desember 2019 - 15:27 WIB
Ilustrasi. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah pesawat kargo milik Angkatan Udara (AU) Chile pada Senin (9/12/2019) yang terbang menuju pangkalan di Antartika dengan membawa 38 orang di dalamnya, hilang.

Pesawat Hercules C130 itu lepas landas pukul 16.55 waktu setempat dari kota selatan Punta Arenas dan operator kehilangan kontak dengannya tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat.

"Di dalam pesawat Hercules C130 terdapat 38 orang, 17 di antaranya anggota kru pesawat dan 21 orang sisanya penumpang," kata AU melalui pernyataan.

Status siaga diumumkan setelah komunikasi dengan pesawat tersebut terputus. Tim pencarian dan penyelamat pun langsung dikerahkan.

Pesawat tersebut sedang berada dalam perjalanan untuk mengangkut dukungan logistik perawatan fasilitas Chile di pangkalan Antartika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara/Reuters

Berita Terkait

TNI AU Latihan Force Down Pesawat Asing di Morowali
Belanda Jual F-16 ke Rumania Seharga 1 Euro per Unit
Pesawat Airbus A400M Kedua Akan Tiba di Indonesia Februari 2026
Harga Tiket Citilink Turun 17 Persen Periode Natal-Tahun Baru 2025

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Portal Bencana Aceh Dibuka, Data Lengkap Bisa Diakses Publik
Forum Sesepuh NU Dorong Islah Atasi Konflik PBNU
Tragedi Stockton: Empat Tewas dalam Penembakan Massal di California
Skandal Rp283 T, Ribuan Pendemo Desak Presiden Filipina Mundur
Kemensos Salurkan Logistik Rp19 M untuk Aceh-Sumatera
Korban WNI Tewas di Kebakaran Hong Kong Bertambah Jadi 9
Pemecatan Gus Yahya Dinilai Prematur oleh PBNU, Ini Penyebabnya
Banjir Parah Rendam 11 Kecamatan di Serdang Bedagai Sumut
Kemenhut Telusuri Sumber Kayu Banjir Sumatera
DPR Desak Status Bencana Nasional untuk Sumatera, Ini Alasannya