HomeNews

PKS: Pertumbuhan Ekonomi 2019 Melambat

Oleh:John Andhi Oktaveri
01 Januari 2020 - 09:17 WIB

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR RI Jazuli Juwaini (tengah) ketika ditemui saat rapat kerja Fraksi PKS di Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (4-/2019). - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Jazuli Juwaini memberikan catatan dan evaluasi 2019 dengan menyoroti tiga poin besar di bidang ekonomi, politik dan hukum. Menurutnya pertumbuhan ekonomi secara umum melambat dan defisit neraca perdagangan masih terjadi.

“Tercatat pada kuartal III-2019, pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan sebesar 5,02 persen (yoy). Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi lebih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sedangkan kinerja ekspor masih belum bisa diandalkan,” dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).

Target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2019 sebesar 5,30% dan outlook APBN 2019 sebesar 5,20 persen terbukti tidak tercapai hingga akhir tahun 2019.

“Pemerintahan Jokowi tidak berhasil mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang sudah ditargetkan dalam RPJMN 2015-2019,” kata Jazuli.

Selain itu Jazuli menambahkan, yang juga menjadi catatan penting dipenghujung tahun 2019 ini adalah munculnya mega skandal Jiwasraya dengan gagal membayar polis nasabahnya hingga 12,4 triliun. Ini pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan pada tahun 2020.

Di bidang kesejahteraan rakyat rendahnya angka inflasi pada angka 3% justru menunjukkan daya beli masyarakat terus mengalami tekanan, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat tidak banyak mengalami perubahan.

Ekonomi nasional masih tertolong dengan tumbuhnya sektor informal ditengah-tengah masyarakat. Program iuran BPJS yang direncanakan naik 100% dan tarif tol mulai Januari 2020 akan menambah beban rakyat dan menjadi kado tahun baru yang pahit bagi masyarakat, katanya.

Sementara itu, polarisasi dan segregasi politik di antara masyarakat masih sangat tajam. Hal ini karena adanya sikap pendikotomian yang terus dipelihara karena adanya beda pandangan dan sikap. Secara teknis sering sikap itu disimplifikasi menjadi sikap toleran dan radikal, apalagi jika pandangan tersebut beda haluan dengan Pemerintah.

“Ke depan kita perlu menjaga stabilitas politik, diantaranya pihak eksekutif jangan banyak mengeluarkan statement atau komentar yang menyulut emosi serta menimbulkan kegaduhan publik,” jelas Jazuli.

Sementara itu, dalam bidang penegakan hukum masih jauh dari rasa keadilan. Dia mencontohkn peristiwa demonstrasi pasca Pilpres 2019, yang berujung pada penangkapan, penahanan sewenang-sewenang dan jatuhnya korban jiwa. Bahkan, beberapa ulama dan tokoh agama ada yang dipersekusi dan dikriminalisasi dalam menyampaikan ceramah dan ajaran agama.

“Tahun 2020 adalah awal kita membuka lembaran baru, perlu keseriusan bersama menghadirkan iklim demokrasi yang mampu sehat, kompetitif dan membuahkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Sumber: bisnis.com Tag: ekonomi, Politik Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Pengurus Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Resmi Dilantik 1 day ago
Sleman Punya Sunmor Baru, di Sini Tempatnya 4 days ago
Surplus Neraca Perdagangan Kembali Cetak Rekor Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir 1 week ago
Hasto Kristiyanto Akui Kehadiran 3 Menteri Jokowi di Acara PDIP Terkait Pilpres 2024 1 week ago
Jaga Pengendalian Pandemi, Pemerintah Perpanjang PPKM hingga Lanjutkan Program PEN 1 week ago

Berita Pilihan

Mulai 1 Januari 2022, Ini Kebijakan Pajak Penghasilan Terbaru Ayah Vanessa Angel Siap Polisikan Para Haters Mahfud Salah Tulis 2022 Jadi 2032 saat Ucapkan Tahun Baru, Warganet Bereaksi.. Kota Semarang Banjir saat Malam Pergantian Tahun Baru Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Magelang Kondusif
Berita Terbaru
Jusuf Kalla: IKN Akan Memberikan Otonomi Lebih Baik 39 minutes ago
Tinjau Kampung Lele, Menteri Kelautan dan Perikanan Optimistis Boyolali Jadi Roda Penggerak Ekonomi Sektor KP di Jateng 49 minutes ago
Ini Cara Mendaftar Beasiswa LPDP 2022/2023 3 hours ago
Meski Terkendala Jalan Putus, PLN Berhasil Normalkan Listrik di Pekalongan 11 hours ago
Dukung Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik dari PLTSa Terbesar di Jawa Tengah 12 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Nadiem Makarim Dianggap Belum Berpihak kepada Guru Honorer 21 hours ago
Bandara Halim Perdanakusuma Resmi Ditutup, 67 Pesawat Komersial Terdampak 23 hours ago
Indonesia Simpan Banyak Potensi Logam Paling Langka di Dunia, Tersebar di Tiga Pulau 1 day ago
Kasus Covid-19 di Jakarta Meroket Hingga 3.509 1 day ago
Tol Jogja-Bawen Digadang-gadang Tingkatkan Kesejahteraan Warga Magelang 1 day ago