News

Risiko Terkena 7 Kanker Ini Bisa Dicegah dengan Olahraga

Penulis: Newswire
Tanggal: 07 Januari 2020 - 14:27 WIB
Ilustrasi. - Reuters

Harianjogja.com, AS - Sebuah studi mengatakan bahwa Anda bisa terhindar dari tujuh jenis kanker ini jika rutin berolahraga. Paling tidak, semakin rendah risikonya terkena penyakit mematikan itu.

Itulah kesimpulan dari para peneliti yang mengumpulkan data sembilan studi mencakup lebih dari 750.000 pria dan wanita.

"Kami menemukan bahwa jumlah aktivitas fisik yang direkomendasikan sebenarnya terkait dengan pengurangan risiko yang signifikan untuk payudara, usus besar, endometrium, ginjal, hati, myeloma dan limfoma non-Hodgkin," kata ketua peneliti Charles Matthews, peneliti senior di National Cancer Institute AS.

 Dilansir Webmd, pedoman di AS merekomendasikan olahraga moderat tiga hingga lima jam per pekan untuk orang dewasa, atau olahraga berat satu hingga tiga jam setiap pekan.

Semakin giat Anda berolahraga sesuai waktu yang direkomendasikan, semakin kecil risiko kanker.

Secara khusus, risiko kanker usus besar pada pria berkurang antara 8 persen untuk olahraga sedang dan 14% untuk olahraga berat.

Untuk kanker payudara wanita, pengurangannya berkisar dari 6% untuk olahraga sedang hingga 10% untuk olahraga berat; untuk kanker endometrium, dari 10% hingga 18%; kanker ginjal, 11% hingga 17% ; myeloma, 14% hingga 19%; kanker hati 18% hingga 27%; dan limfoma non-Hodgkin pada wanita, 11% hingga 18%.

Tetapi Alpa Patel - direktur penelitian epidemiologi senior American Cancer Society, bagian dari penelitian ini - mengatakan hasil ini harus ditafsirkan secara seksama.

Patel mengatakan studi itu tidak membuktikan bahwa olahraga mengurangi risiko kanker, tapi ada hubungan yang kuat antara dua hal tersebut.

Matthews mengatakan, bagaimanapun juga hasil riset itu menunjukkan dokter dan pakar kebugaran untuk mendorong orang dewasa berolahraga di level yang disarankan untuk mengurangi risiko kanker.

Bagaimana tepatnya olahraga menurunkan risiko tujuh kanker ini belum jelas, tapi Patel punya teori.

"Hal umum yang kita tahu dari olahraga adalah itu penting untuk mengatur insulin, hormon seks seperti estrogen, punya dampak penting pada peradangan dan respons imun - atau semua faktor yang berbeda dapat mempengaruhi berbagai jenis kanker," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : antara

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
Malam Ini Fakultas Kedokteran UGM Gelar Konser Amal untuk Yayasan Kanker
Awas! Usia Penderita Sakit Jantung Kini Semakin Muda

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. KPK Blokir Rekening Istri Gubernur Papua Lukas Enembe
  2. Polres Boyolali Tindak Tegas 8 Pelanggaran Potensi Laka Lantas, Simak Daftarnya
  3. Ditahan di Rutan Salemba, Kejagung Sebut Kondisi Putri Candrawathi Sehat
  4. Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam

Berita Terbaru Lainnya

Perpadi Sebut Beras Selundupan dari Vietnam Beredar di Indonesia
Komnas HAM Beberkan Bukti Gas Air Mata Penyebab Utama Kematian Korban Kanjuruhan
BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia
Dukungan Akbar Tanjung untuk Anies Maju Capres Perlu Dilihat Konteksnya
16 Budaya Asal Jateng Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda 2022
Raja Charles III Sampaikan Dukacita Atas Tragedi Kanjuruhan
Top 7 News Harianjogja.com Kamis, 6 Oktober 2022
Waketum Golkar Sebut Pernyataan Pak Akbar Tandjung Soal Anies Hanya Ucapan Selamat
Kakek Memasang 9 AC di Apartemen, Tetangganya Mengeluh
BPJS Ketenagakerjaan Bidik 912.000 Pekerja Informal untuk Jadi Peserta