HomeNews

KPK Panggil 4 Orang Saksi Kasus Wahyu Setiawan, Termasuk Kader PDIP

Oleh:Ilham Budhiman
21 Januari 2020 - 15:27 WIB

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1/2020) dini hari. - ANTARA FOTO/Dhemas Rev

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyelidikan kasus eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan terus bergulir. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat orang saksi.

Mereka adalah kader PDI Perjuangan Donny Tri Istiqomah; asisten Wahyu Setiawan bernama Rahmat Setiawan Tonidaya; seorang sopir tersangka Saeful bernama Moh. Ilham Yulianto; dan staf KPU Retno Wahyudiarti.

Keempatnya akan diperiksa terkait dengan kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 yang sedikitnya menjerat empat orang sebagai tersangka.

"Mereka dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SAE [Saeful Bahri]," ujar Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa (21/1/2020).

Adapun Donny, Rahmat dan Ilham sebelumnya ikut terjaring operasi tangkap tangkap bersama empat orang lainnya di tempat yang terpisah pada Rabu dan Kamis (8-9/1/2020).

Namun, setelah diperiksa secara intensif oleh penyelidik ketiganya dilepaskan dan hanya berstatus sebagai saksi. Adapun Doni selaku advokat diduga juga ikut sebagai perantara pemberian suap pada Wahyu.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina yang juga orang kepercayaan Wahyu, kader PDIP Harun Masiku, dan Saeful selaku swasta.

Penetapan tersangka menyusul operasi tangkap tangan KPK di Jakarta, Depok, dan Banyumas dengan mengamankan delapan orang dan uang Rp400 juta dalam valuta Sin$ pada Rabu dan Kamis 8 - 9 Januari 2020.

KPK menduga Wahyu Setiawan melalui Agustiani menerima suap guna memuluskan caleg PDIP Harun Masiku menjadi anggota DPR melalui mekanisme pengganti antar waktu (PAW) untuk mengganti posisi Nazarudin Kiemas yang wafat pada Maret 2019.

Namun, dalam rapat pleno KPU memutuskan bahwa pengganti almarhum Nazarudin adalah caleg lain atas nama Riezky Aprilia. Terdapat usaha agar Wahyu tetap mengusahakan nama Harun sebagai penggantinya.

Awalnya, Wahyu meminta Rp900 juta untuk dana operasional dalam membantu penetapan Harun sebagai anggota DPR RI pengganti antar waktu tersebut. Dari serangkaian uang yang dialirkan, diduga Wahyu telah menerima Rp600 juta baik langsung maupun melalui Agustiani.

Adapun sumber uang Rp400 juta dari tangan Agustiani yang diduga ditujukan untuk Wahyu masih didalami KPK. Diduga dana itu dialirkan pengurus partai PDIP.

Wahyu kini ditahan di rutan Pomdam Jaya Guntur dan Agustiani Tio Fridelina ditahan di rutan K4 yang berada tepat di belakang Gedung Merah Putih KPK.

Adapun tersangka Saeful selaku terduga pemberi suap ditahan di rutan gedung KPK lama Kavling C1, sedangkan kader PDIP Harun Masiku masih buron.

Sumber: Bisnis.com Tag: kpk, kasus suap Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Ditanya Keberadaan Harun Masiku, Begini Jawaban Hasto Kristiyanto 1 year ago
Diperiksa KPK, Hasto Mengaku Tak Tahu Kasus Suap Harun Masiku pada Komisioner KPU 1 year ago
Polri Akui Kesulitan Identifikasi Keberadaan Buronan KPK Harun Masiku 1 year ago
Jokowi Didesak Copot Yasonna Laoly karena Bohong Soal Buronan KPK, Harun Masiku 1 year ago
Dewan Pengawas Akui KPK Jadi Lemah karena Revisi UU No.30/2002 1 year ago

Berita Pilihan

Cegah Covid-19, TNI Bagi-bagi Masker ke Warga Papua Hasil Survei: Kepercayaan Publik ke Polri Tertinggi Sedekade Terakhir Masyarakat Diajak Lakukan 4T untuk Mencegah Stunting Tak Ada Kasus Positif saat Uji Petik Antigen, Sekolah di Klaten Diklaim Aman Waspada, Omicron Semakin Dekat! Singapura Sudah Catatkan 2 Orang Positif
Berita Terbaru
Mengais Batu & Kerikil Semeru, Risma Dikritik Merepotkan Banyak Orang 9 minutes ago
Soal Semeru, Mbah Rono Minta Risma Tidak Perlu Marah-Marah 30 minutes ago
Dampak Omicron Bisa Bahayakan Ekonomi Indonesia 1 hour ago
Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Seluruh Indonesia saat Nataru 2 hours ago
Mahasiswa Korban Pelecehan Seksual Dosen Unsri Bertambah Jadi 4 Orang 3 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Komisaris KSI Tantang Erick Thohir Taruhan Rp1 Miliar 3 hours ago
Satgas Covid-19 Sebut Tingkat Kepatuhan Memakai Masker & Menjaga Jarak Membaik 5 hours ago
Begini Curhat Pilot Pesawat yang Terbang di Sekitar Gunung Semeru 6 hours ago
Bantuan Mulai Berdatangan, Warga Terdampak Semeru Diharapkan Segera Bangkit 7 hours ago
Milenial Dominasi Pinjaman Online, Nilainya Rp15 Triliun 10 hours ago