News

Dokter di China yang Selidiki Virus Korona Malah Terinfeksi

Penulis: Newswire
Tanggal: 22 Januari 2020 - 13:37 WIB
Ilustrasi dokter - Reuters

Harianjogja.com, BEIJING - Seorang dokter di China yang menyelidiki wabah virus baru mematikan di pusat kota China mengaku terinfeksi.

Wang Guangfa, Kepala Departemen Pengobatan Paru di Peking University First Hospital di Beijing, menjadi bagian dari tim ahli yang awal bulan ini mengunjungi Wuhan, tempat asal virus korona.

Stasiun TV pemerintah melaporkan pada Rabu pagi bahwa Wang sedang dalam perawatan isolasi sejak Selasa lantaran diduga terinfeksi virus korona baru.

"Saya terdiagnosa dan kondisi saya baik-baik saja," kata Wang kepada Cable TV Hong Kong pada Selasa, menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat terhadap dirinya.

Jumlah korban meninggal akibat jenis virus korona yang mirip dengan flu, yang dikonfirmasi oleh pejabat dapat ditularkan ke sesama manusia, bertambah menjadi enam orang hingga Selasa. Jumlah kasus virus korona yang dilaporkan naik menjadi lebih dari 300 kasus. Sementara 15 petugas medis juga ikut terinfeksi.

Wang, yang melakukan penelitian tentang infeksi saluran pernapasan berat (SARS) pada 2003, mengatakan sedang menjalani perawatan medis dan akan segera mendapat suntikan. Ia tak menceritakan bagaimana dirinya dapat terinfeksi virus tersebut.

"Saya tak mau semua orang terlalu memperhatikan kondisi saya," katanya kepada kanal berita tersebut.

Pada 10 Januari Wang mengatakan kepada media pemerintah bahwa wabah virus korona tampaknya terkendali, dengan sebagian besar pasien menunjukkan gejala ringan dan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

Wang tak dapat dihubungi oleh Reuters pada Selasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Berita Terkait

Epilepsi Kebal Obat Bisa Ditangani, Masyarakat Perlu Diedukasi
Kemenkes Siagakan Antibisa Ular di Wilayah Baduy

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Stok Menumpuk, Impor Beras dan Gula Dipastikan Nihil pada 2026
PHRI Ungkap Hunian Hotel Masih Melemah di 2025, Ini Penyebabnya
Aktor Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto di IKN Siap Disidang
3 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Operasi SAR Labuhan Bajo Diperpanjang
Malam Tahun Baru 2026 di Eropa Diwarnai Kebakaran dan Korban Jiwa
Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Dipastikan Tak Naik, Segini Biayanya
Bentrokan Saat Protes, Lima Orang Tewas di Iran
Kemenhub Ramp Check 104 Ribu Kendaraan Selama Libur Nataru
Prof. Susanto: Karier Remaja Harus Disiapkan Sejak Usia 15 Tahun
Kecelakaan Kapal Labuan Bajo, Menhub Soroti Cuaca Ekstrem