News

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi Laporkan Yasonna Laoly ke KPK

Penulis: Newswire
Tanggal: 23 Januari 2020 - 14:27 WIB
Menkumham Yasonna H. Laoly. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM RI (Menkumham), Yassona Laoly akan dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi atas dugaan perintangan penyidikan terkait kasus suap eks komisioner KPU Wahyu Setiawan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada pukul 14.00 WIB siang ini.

"Undangan peliputan pelaporan dugaan Obstruction of Justice Yasonna Laoly dalam kasus suap pergantian antar waktu anggota DPR RI," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhan melalui pesan singkat, Kamis (23/1/2020).

Adapun laporan tersebut atas dugaan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi telah menyampaikan bahwa Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020. Harun merupakan penyuap Wahyu dalam kasis suap PAW Anggota DPR RI 2019-2024.

"Direktorat Jenderal Imigrasi akhirnya mengakui bahwa Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 7 Januari yang lalu," ujar Kurnia.

Kurnia pun menduga bahwa adanya percobaan perlindingan terhadap Harun Masiku. Di mana, Yassona Laoly dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Harun belum kembali ke Indonesia sejak keberangkatannya ke Singapura pada 6 Januari 2020.

"Narasi yang selama ini diucapkan oleh Yasonna Laoly pun mesti disorot tajam. Kuat dugaan bantahan Yasonna terkait dengan keberadaan Harun selama ini dilakukan untuk melindungi yang bersangkutan dari jerat hukum KPK," ungkap Kurnia.

Dalam undangan tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menggandeng sejumlah perwakilan organisasi antikorupsi seperti ICW, YLBHI, PUSAKO, KontraS, MaTA, TII, Sahdar, SEKNAS FITRA, PERLUDEM, PSHK, Imparsial, JATAM, SAFE.net, LBH Jakarta dan Lokataru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Berita Terkait

OTT Pajak Jakarta Utara, KPK Tetapkan 5 Tersangka
Terbaik se-Indonesia, DIY Raih Predikat SAKIP AA Tujuh Kali Berturut-turut

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

KUHAP Baru Berlaku, KPK Tak Tampilkan Tersangka di Konpers
Berjemur Pakai Bikini Dekat Kuil di Thailand, Turis Asing Picu Amarah
Viral Kucing Dibuang ke Tong Sampah, Kopi Eyang Minta Maaf
Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Ribuan Warga Iran Turun ke Jalan Meski Internet Diputus
OTT Pajak Jakarta Utara, KPK Tetapkan 5 Tersangka
Penembakan Massal di Mississippi: 6 Tewas di Tiga Lokasi Berbeda
Banjir dan Longsor di Jepara Rusak Akses hingga Puluhan Titik
Megawati Kecam Intervensi Militer AS ke Venezuela, Ini Alasannya