HomeNews

Warga 2 Desa Korban Letusan Merapi 1961 Belum Terima Ganti Rugi

Oleh:Newswire
24 Januari 2020 - 06:07 WIB

Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Harianjogja.com, JAKARTA-- Masalah ganti rugi eks dua desa yakni Desa Kali Gesik dan Desa Ngori di Lereng Merapi mencuat. Proses ganti rugi kepemilikan lahan bagi warga di eks dua desa terdampak letusan Merapi tahun 1961 itu, hingga kini belum diberikan.

Pada tahun 1961 terjadi letusan Gunung Merapi sangat besar yang menyebabkan 4 desa di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, tidak bisa dihuni lagi. 4 desa itu lalu dikosongkan, yakni Desa Brubuhan, Ngimbal, Kali Gesik dan Ngori. Warga yang semula menghuni kawasan itu, kemudian transmigrasi ke Lampung.

Persoalan kemudian terjadi. Para ahli waris eks penghuni 2 dari 4 desa itu, yakni Desa Kali Gesik dan Desa Ngori, mempertanyakan kepada pemerintah perihal janji ganti rugi lahan yang ditinggalkan para orang tua mereka itu.

"Sampai saat ini belum ada titik temu, siapa yang akan mengganti rugi dan besaran berapa, ini menjadi permintaan masyarakat. Ada yang melaporkan kepada Ombudsman bahwa sampai hari ini belum ada ganti rugi yang dilakukan oleh pemerintah," papar Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Kamis, (23/1/2020).

Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu, hari ini datang langsung ke Magelang untuk mendorong percepatan penyelesaian masalah tersebut. Menurutnya, akan dibentuk tim pengawasan untuk mengendalikan tidak boleh ada proses jual beli lahan lagi.

"Ada hasil yang cukup signifikan yaitu dengan dibentuknya tim pengawasan dan tim pengawasan ini untuk memastikan bahwa tidak boleh lagi ada jual beli di atas lahan eks dua desa dari empat desa yang sudah ditetapkan oleh provinsi sebelumnya sebagai kawasan yang terlarang di dalam daerah bencana," kata Ninik.

Hasil kedua dari pertemuan tersebut, kata Ninik, masyarakat tetap boleh memanfaatkan lahan yang dimaksud, di dalam fungsi pengawasan itu.

"Salah satu yang juga penting adalah melakukan pendataan ulang jumlah warga dan objek-objek yang ada disitu termasuk beberapa lahan yang sudah pindah tangan dari pemilik sebelumnya," tuturnya.

Ninik juga berharap Pemprov Jateng membentuk tim terpadu dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pihak terkait lainnya agar diketahui luasan kawasan yang terdampak. Selain itu, bisa mengetahui siapa yang memiliki penguasaan terhadap lahan tersebut setelah dinyatakan sebagai kawasan rawan bencana dan tidak boleh dihuni lagi.

"Ini memang tugas pemerintah pusat untuk menetapkan, kemudian nanti bagaimana bentuk kompensasi atau ganti rugi bagi orang-orang yang memang masih belum mendapatkan dari proses jual beli dan lain sebagainya tadi, tapi kita nunggu hasil dari Pemkab yang melakukan pendataan," ujarnya.

Sumber: Detik.com Tag: gunung merapi Editor: Nina Atmasari

Artikel Terkait
Dokumen Rencana Kontijensi Erupsi Gunung Merapi Disahkan, Ini Isinya 1 year ago
Awal Tahun, Kawasan Wisata Gunung Merapi Jadi Magnet Pengunjung 1 year ago
Gunung Merapi Dijaga Lebih Ketat Selama Libur Nataru 1 year ago
Antisipasi Pendaki di Malam Tahun Baru, Gunung Merapi Dijaga Ketat 1 year ago
Kamis Dini Hari, Gunung Merapi Mengalami Tiga Kali Gempa Guguran 1 year ago

Berita Pilihan

Sah, Menantu Jokowi Bobby Nasution Jadi Wali Kota Medan SBY Sebut Upaya Kudeta Partai Demokrat Masih Berlangsung di Daerah hingga Kini Waspada! Beredar Informasi Keliru dan Situs Palsu soal Kartu Prakerja Polisi Tembak 4 Orang dalam Keadaan Mabuk, Begini Kronologinya Besok Pagi, Putra Sulung Jokowi Gibran Resmi Jadi Wali Kota Solo
Berita Terbaru
Menkes Teken Regulasi Baru untuk Vaksin Gotong-Royong 30 minutes ago
Sah, Menantu Jokowi Bobby Nasution Jadi Wali Kota Medan 1 hour ago
Peneliti: Vaksin Covid-19 Berbentuk Semprotan Hidung dan Pil di Masa Depan 2 hours ago
Epidemiolog UI Galang Dukungan Tolak Vaksin Mandiri, Ini Penjelasannya 3 hours ago
Hari Ini Bupati Klaten Punya Pendamping setelah 4 Tahun Sendiri 4 hours ago

Terpopuler

KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Duh, Pejabat di Tanjung Pinang Diduga Perkosa Model 6 Kali selama Ditinggal Mudik Keluarganya FOTO MUSIM KEMARAU : Siang Sepi, Sore Menggeliat KECELAKAAN LION AIR: Foto 'Ultraman-Lion Air' Dikecam Pengguna Blackberry
Pelantikan Wali Kota Solo Dikawal Paspampres 5 hours ago
Ini Daftar 7 Petinggi Perusahaan Sekuritas yang Diperiksa Terkait Korupsi Asabri 5 hours ago
SNMPTN 2021 Ditutup, LTMPT Ingatkan Terkait Registrasi UTBK–SBMPTN 6 hours ago
Dilantik Sebagai Wali Kota Solo, Gibran Tempati Rumah Kolonial Belanda 6 hours ago
Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Mengguncang Pandeglang Banten 6 hours ago