News

Polri Akui Kesulitan Identifikasi Keberadaan Buronan KPK Harun Masiku

Penulis: Sholahuddin Al Ayyubi
Tanggal: 24 Januari 2020 - 09:47 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono - ANTARA/Anita Permata Dewi

Harianjogja.com, JAKARTA - Keberadaan tersangka kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI, Harun Masiku masih misterius. Polri mengaku mengalami kesulitan untuk mendeteksi keberadaan buronan KPK tersebut ketika di luar negeri hingga saat ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengemukakan Kepolisian masih berupaya mencari keberadaan politisi PDI Perjuangan tersebut. Namun, hingga kini belum menemukan titik terang. 

Argo menyebutkan bahwa Polri akan terus berkoordinasi dengan tim penyidik KPK terkait perkembangan perburuan buronan tersebut.

"Kami masih identifikasi keberadaan dia (Harun Masiku)," tutur Argo, Kamis (23/1/2020).

Argo menjelaskan sesuai SOP, jika Kepolisian telah berhasil menangkap buronan Harun Masiku, maka Polri akan menyerahkannya langsung ke KPK untuk menjalani proses hukuman.

"Nanti bakal diserahkan ke KPK kalau sudah kami amankan," kata Argo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Berita Terkait

Kasus Suap Proyek Jalan, Topan Ginting Hadapi Sidang Perdana
Terima Suap Miliaran Rupiah, 3 Hakim Hanya Dituntut 12 Tahun Penjara
KPK Buru WNA India Terkait Suap Batubara di Kutai
Mantan Ketua PN Jaksel dan Tiga Hakim Didakwa Terima Suap Kasus CPO

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Arus Balik Nataru, 324 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek
China Kutuk Keras Serangan AS dan Penangkapan Presiden Venezuela
KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Ribuan Santri Padati Gontor
Longsor Tebing Ngarai Sianok Agam Setinggi 120 Meter
Jaksa AS Tuduh Nicolas Maduro Terlibat Terorisme dan Narkoba
Harga Tiket Museum Nasional Naik, Aktivis Pendidikan Minta Transparans
Venezuela Tegas Tolak Pasukan Asing Seusai Serangan AS
KUHP Baru Berlaku, 968 Lokasi Disiapkan untuk Pidana Kerja Sosial
Rusia Desak AS Klarifikasi Nasib Presiden Venezuela Maduro
Menlu Venezuela Kecam Serangan AS, Sebut Perang Kolonial