HomeNews

Anies Diisukan Tarik Rem Darurat Covid-19, Ini Respons Pengusaha

Oleh:Feni Freycinetia Fitriani
28 Desember 2020 - 20:37 WIB

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang - Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Wacana Pemprov DKI Jakarta yang akan mengambil kebijakan rem darurat atau emergency break usai libur Tahun Baru 2021 membuat pengusaha khawatir, cemas, dan galau. Jika kebijakan tersebut dilakukan, maka pemerintah bakal menerapkan pembatasan jam operasional dan pembatasan ruang gerak warga.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan aktivitas ekonomi semakin terbatas dan stagnan jika Gubernur DKI Anies Baswedan menarik rem darurat.

BACA JUGA : Covid-19 Makin Tak Terkendali, Epidemiolog UGM Minta

"Ini sinyal ekonomi yang kurang baik di awal tahun. Secara psikologis akan menurunkan rasa optimisme dikalangan pelaku usaha. Semoga ini jadi pertimbangan karena sudah 10 bulan dunia usaha tertekan bahkan nyaris frustasi," katanya seperti dikutip dalam siaran pers, Senin (28/12/2020).

Bukan itu saja, Sarman menilai kebijakan rem darurat berpotensi menaikkan angka pemutusan hubungan kerja (PHK). Bukan itu saja, dia memprediksi semakin banyak pelaku UMKM akan tumbang atau menutup usahanya.

Hal itu, tanya, tentu menambah beban sosial bagi pemerintah. Menurutnya, kebijakan menari rem darurat di DKI Jakarta bakal berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta maupun nasional. Pasalnya, perekonomian Jakarta menyumbang 17 persen dari total produk domestik bruto (PDB Nasional).

"Pertumbuhan ekonomi Jakarta kuartal IV/2020 juga berpotensi akan tetap minus setelah kuartal II tumbuh negatif minus 8,23 persen serta di kuartal III/2020 juga masih terkontraksi 3,82 persen,"

Meski demikian, Sarman tak menampik bahwa pelaku usaha memahami tujuan Pemprov DKI tentu demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga.

Namun, dia mengaku kondisi di masyarakat saat ini sangat dilematis bagi Pemprov DKI Jakarta, yaitu memilih sektor kesehatan atau keberlangsungan ekonomi.

BACA JUGA : Tarik Rem Darurat, Gubernur Anies Sebut Kondisi Covid-19

"Ini pilihan yang sulit, tapi harus di putuskan. Kami sangat berharap agar dapat mempertimbangkan secara cermat dan matang dengan memperhatikan kondisi ekonomi Jakarta saat ini," ujar Sarman.

Sarman juga berharap agar Pemprov DKI Jakarta tidak lengah melakukan sosialisasi, pengawasan, dan penerapan sanksi tegas bagi pihak yang melanggar protokol kesehatan.

Termasuk Kewajiban semua perusahaan membentuk Satgas Covid untuk memastikan penerapan Prokes termasuk perangkat pemerintah di tingkat RT dan RW.

"Kami meminta agar Pemprov DKI Jakarta bisa melobi pemerintah pusat agar DKI Jakarta menjadi skala prioritas program vaksin Covid-19," imbuhnya.

Sumber: JIBI/Bisnis Indonesia Tag: Virus Corona Editor: Sunartono

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Bersama Asosiasi, Pemerintah Kirim Ribuan Tabung Oksigen ke India Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19 Program Jemput Sakit Antar Sehat Kota Magelang Layani Transportasi ke Rumah Sakit Daging Ayam Busuk dan Daging Sapi Bercacing Ditemukan di Pasar Kota Magelang Masuk ke Magelang dari DIY, 137 Kendaraan Diminta Putar Balik
Berita Terbaru
Pemda Diizinkan Buka Objek Wisata selama Libur Idulfitri, Asal... 17 minutes ago
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1442 H Hari Ini 27 minutes ago
Lebaran, Menteri Sandiaga Minta Pengelola Objek Wisata Terapkan Prokes Ketat 47 minutes ago
Pernyataan Kontroversial Tengku Zul, Nomor 8 Berhubungan dengan Kalau Jokowi Wafat 57 minutes ago
Helikopter Jatuh di Danau, 2 Tewas, 2 Hilang 1 hour ago

Terpopuler

KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi Duh, Pejabat di Tanjung Pinang Diduga Perkosa Model 6 Kali selama Ditinggal Mudik Keluarganya FOTO MUSIM KEMARAU : Siang Sepi, Sore Menggeliat
Gubernur NTB Bagikan Entram Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal 3 hours ago
Bersama Asosiasi, Pemerintah Kirim Ribuan Tabung Oksigen ke India 4 hours ago
Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19 5 hours ago
Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Terima Tali Asih 6 hours ago
Begini Modus Bupati Nganjuk Jual Beli Jabatan 9 hours ago