HomeNews

Polisi Tembak 4 Laskar FPI, Komnas HAM Sebut Tindakan Unlawful Killing

Oleh:Ika Fatma Ramadhansari
09 Januari 2021 - 08:17 WIB

Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam menunjukkan temuan barang bukti selongsong dan proyektil dari TKP penembakan enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 kepada wartawan di Gedung Komnas HAM Jakarta, Senin (28/12/2020) - (ANTARA - Abdu Faisal)

Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengumumkan hasil penyelidikan terkait peristiwa penembakan yang menewaskan enam orang anggota laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) oleh anggota kepolisian.

Komisioner Komnas HAM Chairul Anam menyatakan Komnas HAM menyebut peristiwa penembakan Laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek ini sebagai Peristiwa Karawang.

Penyebutan Peristiwa Karawang oleh Komnas HAM dikarenakan melalui hasil penyelidikan peristiwa ini tidak hanya terjadi dalam satu temat di KM 50 Tol Cikampek melainkan beberapa tempat.

"Terdapat enam orang meninggal dunia dalam dua konteks peristiwa berbeda," ungkap Chairul dalam konferensi pers pada Jumat sore (8/1/2021).

Anam mengungkapkan insiden yang terjadi di sepanjang Jalan Internasional Karawang Barat hingga KM 49 Tol Cikampek yang menewaskan dua orang laskar FPI.

Peristiwa ini ditengarai berawal dari saling serempet antar mobil dan peristiwa saling serang antar petugas dan laskar FPI hingga akhirnya terjadi kontak tembak menggunakan senjata api.

Kemudian, Komnas HAM juga menjelaskan insiden terkait dengan peristiwa KM 50 ke atas. Di mana terdapat 4 orang yang masih hidup dalam penguasaan petugas kepolisian.

Namun, keempat orang ini kemudian juga ditemukan tewas di dalam mobil petugas kepolisian. Atas peristiwa tersebut Komnas HAM menyebut sebagai bentuk dari peristiwa pelanggaran HAM.

Berdasarkan keterangan polisi kepada Komnas HAM hal tersebut dilakukan karena adanya upaya melawan petugas yang mengancam keselamatan diri. Oleh karena itu tindakan penembakan dilakukan dan dinilai sebagai tindakan tegas dan terukur oleh kepolisian.

Sementara Komnas HAM menyebutkan penembakan empat orang dalam satu waktu tanpa ada upaya lain yang dilakukan untuk menghindari semakin banyaknya korban jiwa yang jatuh merupakan indikasi tindakan pembunuhan tanpa alasan.

"Mengindikasikan adanya tindakan unlawful killing terhadap empat orang anggota laskar FPI," ungkap Chairul.

Sumber: Bisnis.com Tag: penembakan Editor: Bhekti Suryani

Artikel Terkait
Kelompok Kriminal Bersenjata Tembak Anggota Brimob 1 year ago
Baku Tembak di Jersey, Seorang Polisi dan Lima Warga Tewas 1 year ago
Polres Magelang Tangkap 2 Pemuda Pelaku Penembakan dengan Airsoft Gun, Salah Satunya Pelajar 1 year ago
Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Akhirnya Ditahan 1 year ago
Kasus Penembakan Mahasiswa dan IRT di Kendari Harus Dikawal 1 year ago

Berita Pilihan

Bersama Asosiasi, Pemerintah Kirim Ribuan Tabung Oksigen ke India Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19 Program Jemput Sakit Antar Sehat Kota Magelang Layani Transportasi ke Rumah Sakit Daging Ayam Busuk dan Daging Sapi Bercacing Ditemukan di Pasar Kota Magelang Masuk ke Magelang dari DIY, 137 Kendaraan Diminta Putar Balik
Berita Terbaru
Gubernur NTB Bagikan Entram Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal 1 hour ago
Bersama Asosiasi, Pemerintah Kirim Ribuan Tabung Oksigen ke India 2 hours ago
Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19 4 hours ago
Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Terima Tali Asih 4 hours ago
Begini Modus Bupati Nganjuk Jual Beli Jabatan 7 hours ago

Terpopuler

KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi Duh, Pejabat di Tanjung Pinang Diduga Perkosa Model 6 Kali selama Ditinggal Mudik Keluarganya FOTO MUSIM KEMARAU : Siang Sepi, Sore Menggeliat
Program Jemput Sakit Antar Sehat Kota Magelang Layani Transportasi ke Rumah Sakit 7 hours ago
Mantan Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang Meninggal Dunia 7 hours ago
Pandemi Corona Ikut Gerogoti Jumlah Peserta Aktif BPJS Kesehatan pada 2020 8 hours ago
Pemuda 22 Tahun Meninggal Seusai Divaksin, Anies Desak Evaluasi Penggunaan AstraZeneca 9 hours ago
Catat! Ini 6 Tips Salat Id di Masa Pandemi 10 hours ago