News

Hujan Deras, Pesawat Sriwijaya Air Sempat Terlambat 30 Menit

Penulis: Newswire
Tanggal: 10 Januari 2021 - 08:47 WIB
Sriwijaya Air. - Antarafoto

Harianjogja.com, JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 yang hilang kontak sempat mengalami keterlambatan penerbangan selama 30 menit karena cuaca tidak mendukung, yakni hujan.

“Delayed [terlambat] karena hujan deras sebelum boarding,” kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) malam.

Namun, Jefferson menilai kondisi pesawat dalam keadaan baik karena sebelumnya terbang ke Pontianak dan Pangkal Pinang dan tidak ditemukan masalah.

Baca juga: Pesawatnya Hilang Kontak, Ini Pernyataan Sriwijaya Air

“Laporan dari maintenance, lancar,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data-data untuk keperluan investigasi, termasuk data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kalau cuaca kami koordinasi dengan BMKG. Kami kumpulkan data semua. Kami akan bersama BMKG mengevaluasi cuaca yang ada saat itu. Kami juga akan mewawancarai nelayan yang katanya melihat pesawat jatuh. Saya belum bicara dengan nelayan. Ada nelayan melihat apakah benar atau tidak besok tim KNKT akan mewawancarai,” kata Soerjanto.

Pesawat PK CLC Boeing 737 hilang kota saat terbang dari Jakarta menuju Pontianak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Posisi itu diperkirakan di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Informasi tersebut dari seorang nelayan bubu yang melihat ada benda jatuh di sekitar perairan dan ada getaran jatuhnya pesawat di permukiman Pulau Lancang.

Baca juga: Puing Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan di Perairan Kepulauan Seribu

Pesawat buatan tahun 1994 itu diawaki enam awak aktif. Adapun rincian penumpang dalam penerbangan SJ-182 adalah 40 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi dan enam awak kabin sebagai penumpang.

Pihak Sriwijaya telah mengumumkan membuka hotline bagi keluarga korban di 021-80637816 dan 021-80637817.

PT Angkasa Pura II pun telah membuka posko di dua bandara, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Supadio, Pontianak.

Berita Terkait

Pesawat Kontroversial Boeing 737 Kembali Celaka, Kali Ini di China!
Kisah Haru Gadis Kecil Selamat dari Kecelakaan Maut karena Dipeluk Sang Ayah
Korban Pesawat Salah Tembak oleh Iran Diberi Kompensasi Rp1,2 Triliun
Kemenhub Cabut Larangan Terbang Boeing 737-8

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Tahun Ajaran 2021/2022 di Sukoharjo Nol Anak Putus Sekolah Jenjang SMP
  2. Berikut Deretan Pantai “Baru” di Gunungkidul yang Wajib Dikunjungi
  3. Keterlaluan! Selama 7 Tahun, Pria di Banjarnegara Rudapaksa Anak Tiri
  4. Harga Tandan Buah Segar Belum Terdongrak, Menunggu Aturan DPO dan DMO?

Berita Terbaru Lainnya

Kenang Buya Syafii Maarif, Jokowi: Kader Terbaik Muhammadiyah
Rakernas IMA 2022, Membangun Kreativitas dan Inovasi di Tahun Endemi
Ini Profil Anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn yang Hilang di Sungai Bern Swiss
Buya Syafii Maarif Wafat, PGI Usulkan Pemerintah Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar
Begini Kondisi Putra RIdwan Kamil Sebelum Hanyut dan Hilang di Sungai Swiss
Akhir April 2022, Realisasi Belanja APBN DIY Capai Rp6,28 Triliun 
Kabar Duka, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia
Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai di Swis, Ini Kronologinya
Rapat ALCo Mei 2022: Menggamit Asa Geliatnya Perekonomian Regional DIY