HomeNews

PDIP Ancam Beri Sanksi Kader yang Mendeklarasikan Capres, Ini Respons Ganjar

Oleh:Imam Yuda Saputra
21 September 2021 - 22:17 WIB

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan paparan dalam acara pelepasan tim Jelajah Investasi Jabar Jateng 2021, Selasa (31/8 - 2021). Acara ini diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia untuk memetakan potensi investasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. / Foto: Istimewa

Harianjogja.com, SEMARANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengancam akan memberikan sanksi disiplin bagi kadernya yang mendeklarasikan atau dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

Informasi itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto dalam menyikapi dinamika politik yang berkembang belakangan ini.

“Sikap partai sangat jelas bahwa keputusan terkait dengan capres dan cawapres berdasarkan keputusan Kongres V dimandatkan kepada ketua umum partai [Megawati Soekarnoputri],” ujar Hasto di Jakarta, Senin (20/9/2021).

BACA JUGA: Kasus Covid di DIY Melandai, Rumah Sakit Mulai Geser Bed

“Dalam hal ada anggota PDIP yang menyebutkan terlebih dulu calon presiden dan calon wakil presiden, termasuk melalui sukarelawan, sebelum keputusan resmi partai, maka partai akan memberi sanksi disiplin,” tambahnya.

Tanggapan Ganjar

Menyikapi ancaman dari partainya itu, Ganjar Pranowo mengaku sebagai kader akan mengikuti instruksi dari pimpinan partai.

Sebagai kader, saat ini dirinya hanya mendapat tugas untuk fokus dalam penanganan Covid-19.

“Kalau saya membacanya, satu tugasnya ngurus Covid-19. Urusan pilpres, urusan Bu Mega,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menegaskan akan tegak lurus dengan aturan partai berlambang kepala banteng itu.

Wis ngono kui [sudah seperti itu],” ujarnya.

Sumber: Solopos.com Tag: Politik Editor: Bhekti Suryani

Artikel Terkait
PILKADA BANTUL: Suharsono Lirik Totok Sudarto Jadi Wakilnya 1 year ago
PILKADA BANTUL: PAN Ngotot Mahmud Ardi Maju Bakal Cawabup 1 year ago
Aktif Kembali di PAN, Tjatur Sapto Edy: Saya Berpuasa, Perolehan Suara Turun 1 year ago
Di Depan Pengurus HIPMI, Jokowi Sapa Sandiaga Uno: Hati-hati 2024 1 year ago
Gibran: Dipasangkan dengan Siapa Saja Saya Siap 1 year ago

Berita Pilihan

KPI Jadi Sorotan Lagi, Kali Ini soal Tayangan Polisi Ngotot Periksa HP Warga Demokrat Kubu AHY Benarkan Moeldoko Bagi-bagi Duit Rp25 Juta dan HP La Nina Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, BMKG: Kita Harus Siap Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah 15 Orang, Positif Rate 0,19 Persen Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Bakal Dibangun di Bogor
Berita Terbaru
Kemenag: Libur Digeser Tak Mengurangi Makna Maulid Nabi 41 minutes ago
KPI Jadi Sorotan Lagi, Kali Ini soal Tayangan Polisi Ngotot Periksa HP Warga 1 hour ago
52 Kabupaten/Kota Mulai Terapkan PPKM Level 1 & Ada 9 Masuk di Level 1 1 hour ago
Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Dinilai Tak Punya Reputasi Ilmiah 2 hours ago
RI-Malaysia Kompak Jaga Stabilitas di Tengah Memanasnya Kawasan Indo Pasifik 2 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Haiti Berkecamuk, FBI Turun Mencari Penculik Belasan Misionaris 2 hours ago
Rencana Pemberian Gelar ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir Tuai Kritik, Ini Klarifikasi UNJ 2 hours ago
Asita: Protokol Kesehatan Telan Ongkos 15 Persen dari Paket Umrah 3 hours ago
Sandiaga Sebut Bali Masih Sepi Turis Asing 3 hours ago
Waspada! Hari Ini Diprediksi Hujan, Petir & Angin Kencang 3 hours ago