HomeNews

Keren! Ini Penampakan Livery Vintage KA Babaranjang

Oleh:Newswire
15 Oktober 2021 - 07:57 WIB

KAI menghadirkan kembali livery lokomotif tahun 1960-an. - Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA--PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery vintage era 1953 - 1991 pada tiga unit lokomotif seri CC 202 guna mengenang masa lalu. Hal itu untuk memperingati 35 tahun operasional KA Batu Bara Rangkaian Panjang (Babaranjang) yang jatuh pada 1 Oktober 2021.

"Hari ini kami meluncurkan livery vintage pada 3 unit lokomotif seri CC 202 yang dimiliki KAI. Penerapan Livery Vintage pada tiga unit tersebut dikarenakan untuk menarik rangkaian KA Babaranjang sebanyak 60 Gerbong diperlukan tiga unit lokomotif seri CC 202," kata Direktur Operasi KAI Heru Kuswanto, Kamis (14/10/2021).

BACA JUGA : Ingin Tumbuhkan Rasa Bangga, KAI Hadirkan Livery 

Livery vintage pada KA Babaranjang yang hadir merupakan hasil kolaborasi antara KAI dengan komunitas pecinta kereta api yaitu Indonesian Railway Preservation Society dan Organisasi Pecinta Kereta Api Sumatera Selatan. KA Babaranjang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sejarah KAI.

Di 1 Oktober 1986 KA Babaranjang mulai mengangkut batu bara dengan jarak 409 km dari Stasiun Tanjung Enim Baru, Sumatera Selatan, menuju Stasiun Tarahan, Lampung.

Kata Heru, melalui KA Babaranjang, KAI ikut serta berperan memperlancar distribusi logistik nasional melalui angkutan massal yang ramah lingkungan serta mendukung ketahanan energi nasional dimana batu bara tersebut juga digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik untuk Pulau Jawa, Madura, dan Bali.

Pada saat ini, angkutan batu bara masih menjadi angkutan barang utama KAI dengan volume mencapai 77,5 persen dari total angkutan barang KAI.

Adapun, Volume angkutan batu bara tersebut juga terus mengalami peningkatan, di mana pada periode Januari s.d September 2021, KAI mengangkut 28,84 juta ton batu bara atau meningkat 17,7 persen dibanding periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebanyak 24,49 juta ton batu bara.

Heru menambahkan, livery vintage tersebut diaplikasikan pada Lokomotif seri CC 202 08 07, CC 202 86 09, CC 202 90 02.

Pengecatannya sendiri dilakukan di UPT Balai Yasa Lahat, Sumatera Selatan. Lokomotif seri CC 202 memiliki berat 108 ton dan daya motor diesel 2.250 hp. Pada Lokomotif ini juga mampu melaju dengan kecepatan 80km/jam.

BACA JUGA : Beroperasi 2 Kali Sepekan, Kereta Jurusan Jogja-Cilacap

Peluncuran Lokomotif Livery Vintage ini juga masih menjadi satu rangkaian dalam rangka perayaan hari ulang tahun ke-76 KAI yang baru saja dirayakan pada 28 September lalu.

"Penggunaan livery vintage pada KA Babaranjang ini diharapkan dapat mengingatkan kita akan kenangan masa lalu dan menginspirasi kita untuk terus melanjutkan kejayaan KAI di masa-masa yang akan datang," katanya.

Sumber: Antara Tag: kereta api Editor: Sunartono

Artikel Terkait
KAI Commuter & Kementerian Perhubungan Terus Upayakan Peningkatan Layanan 1 day ago
Ribuan Orang Batalkan Perjalanan Kereta Api Relasi Jogja selama Nataru, Ini Penyebabnya 2 weeks ago
KRL Jogja-Solo Tak Lama Lagi Menjangkau Karanganyar 2 weeks ago
Pengguna KRL Meningkat Jelang Libur Nataru 3 weeks ago
Murah Meriah! PT KA Banderol Tes PCR Hanya Rp195.000, Ada di 17 Stasiun Ini 3 weeks ago

Berita Pilihan

Mulai 1 Januari 2022, Ini Kebijakan Pajak Penghasilan Terbaru Ayah Vanessa Angel Siap Polisikan Para Haters Mahfud Salah Tulis 2022 Jadi 2032 saat Ucapkan Tahun Baru, Warganet Bereaksi.. Kota Semarang Banjir saat Malam Pergantian Tahun Baru Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Magelang Kondusif
Berita Terbaru
Rata-rata Mati Listrik 6 Jam Per Pelanggan Per Tahun 13 hours ago
Terkait Majapahit, Jokowi Ungkap Filosofi di Balik Nama Nusantara untuk Ibu Kota Negara  14 hours ago
Reses di Solo, Puan Disambut Baliho Kepak Sayap Kebhinekaan 14 hours ago
Trending Kawasan Sekitar IKN Bernama Bonus Sambal Terong 14 hours ago
Asyik...Alfamart Jual Minyak Goreng Rp14.000 per Liter di Semua Gerai 15 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Jokowi: Ibu Kota Negara yang Baru di Dalam Hutan 15 hours ago
Bocoran Jokowi! Siapa yang Bakal Pindah Ke IKN pada 2024? 16 hours ago
Siapa Calon Pemimpin Ibu Kota Negara? Ini Kata Jokowi 17 hours ago
Fantastis! Kasus Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara Rp3,6 Triliun 18 hours ago
Waspadai Spekulan Tanah Tol Jogja-Bawen 19 hours ago