News

Mahasiswa Korban Smackdown Polisi Dikabarkan Memburuk

Penulis: Newswire
Tanggal: 15 Oktober 2021 - 13:17 WIB
Ilustrasi penganiayaan. - Pixabay

Harianjogja.com, TANGERANG -Kondisi mahasiswa MFA korban smackdown polisi saat demonstrasi dikabarkan memburuk.

MFA, Mahasiswa yang menjadi korban kekerasan saat melakukan aksi demonstrasi di kawasan Puspemkab Tangerang akan menjalani general check up di Ciputra Hospital, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

MFA saat ini didampingi oleh orang tuanya serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro. Kondisi MFA sendiri dikabarkan memburuk dan sempat mengeluhkan adanya pusing dibagian kepala, dan nyeri dibagian tengkuk juga pundak.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, MFA saat ini harus menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut untuk mempersiapkan diri menjalani general check up.

BACA JUGA: Greysia dan Apriyani Menang, Indonesia-Thailand 1-1

"Dia harus rawat inap untuk persiapan general check up. Nanti akan jalani pemeriksaan, salah satunya ada cek darah juga. Ini untuk memastikan kondisinya," jelas Bupati Zaki, Jumat (15/10/2021).

Sebelum dibawa ke Ciputra Hospital, MFA juga sempat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Harapan Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Saat itu, hasil Rontgen MFA dinyatakan baik dan tidak ada retak atau patah tulang.

Komite Medik Rumah Sakit Harapan Mulya, dr Effie Koesnandar, berdasarkan hasil pemeriksaan, nyeri atau pusing yang dialami MFA juga bisa disebabkan oleh komorbid atau penyakit penyerta yang dialaminya.

"Jadi ternyata MFA ini ada komorbidnya, dan sedang menjalani pengobatan juga. Dan gejala yang dirasanya kini sama dengan gejala komorbidnya. Tapi, untuk memastikan lebih jelas, kita minta untuk general check up," jelasnya.
Selain itu, ditubuh MFA memang terdapat memar di bagian leher dan pundak, yang diduga itu muncul pasca kekerasan yang dialaminya oleh brigadir NP.

"Ada memar di lehernya, pundak juga, dan untuk memastikan secara detail, harus general check up,".

MFA sendiri diketahui sempat menjalani aktifitas perkuliahan dikawasan Serang, Banten pada Kamis, 14 Oktober 2021, usai mendapat kekerasan dari Brigadir NP.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Mahasiswa yang Dibanting Polisi Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Okezone.com

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
Polisi Ajak Anak Pesisir Pantai di Bantul Bersih-bersih dan Melepas Tukik
9 Personel Brimob yang Dianggap Bersalah dalam Tragedi Kanjuruhan Dinonaktifkan, Ini Nama-Nama Mereka
Mengaku Komentari Tragedi Kanjuruhan Secara Tak Patut, Admin Medsos Polsek Srandakan Ditahan
Suami Istri Korban Tragedi Kanjuruhan Dimakamkan di Satu Liang Lahat, Tinggalkan Anak Kelas V SD

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Program Saskia Gotik: Pemanfaatan Gang Sempit untuk Berkebun di Bandung
  2. Polres Sragen Terjunkan Intelijen Awasi Botoh di Pilkades Serentak
  3. BNN Jateng Sita Rumah di Semarang Diduga Hasil Bisnis Narkoba
  4. Jenazah Sekeluarga Ditemukan Dicor dalam Septic Tank di Lampung

Berita Terbaru Lainnya

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia
Dukungan Akbar Tanjung untuk Anies Maju Capres Perlu Dilihat Konteksnya
16 Budaya Asal Jateng Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda 2022
Raja Charles III Sampaikan Dukacita Atas Tragedi Kanjuruhan
Top 7 News Harianjogja.com Kamis, 6 Oktober 2022
Waketum Golkar Sebut Pernyataan Pak Akbar Tandjung Soal Anies Hanya Ucapan Selamat
Kakek Memasang 9 AC di Apartemen, Tetangganya Mengeluh
BPJS Ketenagakerjaan Bidik 912.000 Pekerja Informal untuk Jadi Peserta
PEMILU 2024: Muhammadiyah Bantah Dukung Anies Baswedan Jadi Capres
Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko, Panglima TNI: Lanjutkan Proses Pidananya!