HomeNews

Bareskrim Polri Bentuk Dua Tim Khusus untuk Tumpas Pinjol Ilegal di Indonesia

Oleh:Sholahuddin Al Ayyubi
16 Oktober 2021 - 10:57 WIB

Kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Padukuhan Samirono, Kalurahan Caturtunggal, kapanewon Depok, Kamis (14/10/2021) malam. - Harian Jogja/Lugas Subarkah.

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri membentuk dua tim khusus untuk memburu seluruh desk collector dan penyelenggara pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus pada Bareskrim Polri Brigjen Polisi Helmy Santika mengemukakan bahwa dua tim khusus tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Kombes Polisi Wisnu Kuncoro.

Menurut Helmy, tim khusus tersebut kini tengah mengumpulkan informasi mengenai lokasi dan tindak pidana yang dilakukan oleh desk collector dan penyelenggara pinjol ilegal di Indonesia.

"Untuk menangani pinjol ilegal ini, kami sudah bentuk dua tim khusus yang bekerja di bawah Pak Wadir Eksus Bareskrim Polri," kata Helmy di Mabes Polri, Jumat (15/10/2021).

Helmy menjelaskan bahwa dua tim khusus itu juga akan menindaklanjuti ratusan laporan masyarakat mengenai pinjol ilegal yang masuk ke Kepolisian.

"Jadi semua laporan dari masyarakat akan kami tindaklanjuti," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan selama periode 2020-2021, polisi telah menerima 371 laporan dari masyarakat terkait kasus pinjol ilegal.

Dari ratusan laporan masyarakat terkait pinjol ilegal tersebut, 91 di antaranya sudah ditindaklanjuti oleh kepolisian, sementara 280 kasus pinjol ilegal lainnya masih dalam proses.

"Dari 91 laporan terkait pinjol ilegal itu, 8 kasus di antaranya sudah dilimpahkan ke JPU Kejaksaan," kata Helmy.

Helmy mengakui bahwa Kepolisian sedikit lambat dalam menangani kasus pinjol ilegal itu. Menurutnya, perkara tersebut harus didalami dan diteliti secara keseluruhan, tidak hanya pada proses pinjam-meninjam uang saja.

"Jadi kami tidak hanya melihat kasus ini secara parsial saja, tetapi keseluruhan terutama tindak pidananya," jelasnya.

Menurut Helmy, 371 pinjol yang dilaporkan oleh masyarakat kepada Kepolisian adalah pinjol ilegal dan tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sumber: JIBI/Bisnis.com Tag: Pinjaman online Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait

Berita Pilihan

Badai Matahari Diprediksi Hari Ini, Begini Dampaknya ke Bumi Bandara Kualanamu Dijual, Ini Profil Investor Asingnya Jelang Nataru, Menteri Muhadjir Beri Pesan untuk Umat Kristiani Musik Kondangan Terlalu Keras, Puluhan Ayam Mati Mendadak Soal UMP, Said Iqbal Akan Adukan Pemerintah ke ILO
Berita Terbaru
Pimpinan KPK: Gratifikasi Bukan Suap, Asalkan... 28 minutes ago
Begal Payudara Klaten Ditangkap Polisi, Mengaku Beraksi 10 Kali 47 minutes ago
Varian Omicron Sudah Menyebar hingga ke Jepang 57 minutes ago
Jokowi Rayu Menteri PUPR Beli Sepatu untuk Naik Motor 1 hour ago
Viral Polisi Minta Durian Pengganti Tilang, Ini Reaksi Mabes Polri 1 hour ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Instagram Disdukcapil Ini Dibully Gara-gara Syaratkan Cetak Google Form 1 hour ago
Kasus Covid-19 di Sejumlah Negara yang Ditemukan Omicron Naik, Kecuali Israel 1 hour ago
Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatra 1 hour ago
Presiden Serahkan DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD 2022 untuk Pemulihan Ekonomi 3 hours ago
Ini Aturan Detail Perjalanan Darat saat Libur Nataru, Wajib Tes PCR? 4 hours ago