News

Jelang Nataru, Menteri Muhadjir Beri Pesan untuk Umat Kristiani

Penulis: Newswire
Tanggal: 26 November 2021 - 16:07 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan). - Suara.com/Yosea Arga Pramuditha

Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengajak umat kristiani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 jelang libur Hari Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru)2022. Menurutnya pandemi Covid-19 belum usai meski jumlah kasus sudah landai.

"Saya berpesan, marilah kita betul-betul meningkatkan kewaspadaan yang sangat tinggi," kata Muhadjir dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-160 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Sopo Del Tower Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021) malam.

Masyarakat diminta waspada karena berkaca dari pengalaman sebelumnya. Muhadjir menyebut jumlah kasus Covid-19 sempat melonjak akibat pergerakan masyarakat yang tinggi di masa libur nataru.

"Tentu saja, kita tidak ingin Indonesia yang sudah mengakhiri gelombang kedua ini akan terjadi gelombang ketiga hanya gara-gara kita tidak waspada dan tidak menaruh perhatian yang tinggi dalam upaya menangani wabah Covid-19," tuturnya.

PPKM Level 3

Sebagaimana diketahui, sebagai langkah antisipatif dan peningkatan kewaspadaan dalam penanganan Covid-19 di masa libur nataru, pemerintah telah meneken kebijakan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia yang mulai berlaku pada tanggal 24 Desember - 2 Januari mendatang.

Baca juga: Corona di Jogja Hari Ini Meroket Lagi, Tertinggi se-Indonesia

Dalam kebijakan tersebut terdapat pengetatan aturan dalam hal pergerakan orang untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Selain itu, terdapat fokus pengawasan di tiga tempat, yaitu di Gereja pada saat perayaan Natal, di tempat perbelanjaan, dan destinasi wisata lokal.

Muhadjir menilai organisasi keagamaan HKBP dapat berperan membantu pemerintah dalam mendukung penanganan Covid-19 selama penerapan PPKM level 3 di masa libur Nataru.

Caranya adalah dengan mensosialisasikan dan mengimbau seluruh anggota jemaatnya yang tersebar di seluruh Indonesia agar tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer, dan pada saat ibadah perayaan Natal tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Saya yakin kita semua sadar bahwa ini semua kita lakukan demi bangsa dan negara ini," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : suara.com

Berita Terkait

ASDP Layani 647 Ribu Penumpang di Bakauheni-Merak
Arus Balik Nataru, 324 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek
GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Pengguna Transportasi Nataru Tembus 16 Juta Orang

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Polda NTT Pastikan Jasad Korban Kapal Tenggelam Pelatih Valencia
Trump Ancam Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela
Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar
Jepang Dorong Pemulihan Demokrasi Venezuela Pasca Maduro Ditangkap
SAR Perpanjang Pencarian Korban Kapal Putri Sakinah Labuan Bajo
Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026
China Desak AS Bebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian
Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun di Hambalang
Korban Tewas Bencana di Sumatera Capai 1.177 Orang