News

Ilmuwan Sebut Omicron Akan Ambil Alih Varian Delta

Penulis: Newswire
Tanggal: 03 Desember 2021 - 21:07 WIB
Masyarakat berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa masker saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumah, di tengah pandemi penyakit Covid-19 di Prancis, Kamis (17/6/2021). - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA - Penasihat ilmiah utama Pemerintah Prancis Jean-Francois Delfraissy mengatakan, Prancis berada di tengah-tengah merebaknya varian Delta dan memperingatkan bahwa varian baru Omicron akan secara progresif mengambil alih varian Delta.

"Musuh sebenarnya adalah gelombang kelima dengan varian Delta ... Kita harus melihat peningkatan progresif varian Omicron yang akan mengambil alih Delta," kata Delfraissy kepada televisi BFM.

Dia juga menegaskan kembali pihak berwenang melakukan semua tindakan yang bisa dilakukan untuk menghindari penguncian baru.

Prancis mencatat hampir 50.000 kasus baru Covid-19 selama 24 jam, Kementerian Kesehatan mengatakan pada Rabu (1/12/2021).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Berita Terkait

Studi Terbaru Ada Virus yang Bisa Membangunkan Sel Kanker Payudara yang Tidak Aktif
Covid-9 Mulai Merebak, Dokter Paru: Perlu Ada Kejelasan Vaksinasi
15 Orang Positif Covid-19 di Jaksel
Covid-19 Merebak Lagi, Ini 7 Imbauan WHO

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat
Al-Aqsa Ditutup 4 Pekan, Muslim Dilarang Salat Jumat
Bos Rokok HS Umrahkan 150 Karyawan, Siapkan Mess Khusus Difabel
6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
GBK Dipadati Suporter Timnas Indonesia, Ribuan Polisi Disiagakan
Sekolah Libur MBG Ikut Libur, Ini Alasan Badan Gizi Nasional
Muncul Wacana Tak Bayar THR Bisa Masuk Ranah Pidana
Ratusan Gempa Guncang Sulawesi Utara, Banyak yang Tak Terasa
Dua Letusan Pagi Ini Semeru Semburkan Abu Hingga 1 Kilometer
Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur