HomeNews

Tak Ada Kasus Positif saat Uji Petik Antigen, Sekolah di Klaten Diklaim Aman

Oleh:Newswire
03 Desember 2021 - 22:07 WIB

Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, KLATEN-Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten memastikan kondisi seluruh sekolah di Klaten masih aman dari Covid-19. Hal itu dibuktikan belum adanya hasil positif Covid-19 sepanjang pelaksanaan uji petik antigen secara acak bagi siswa dan guru di Klaten, dalam beberapa waktu terakhir.

Demikian penjelasan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021) malam. Uji petik antigen dilakukan guna memastikan kondisi di lingkungan sekolah terbebas dari Covid-19.

“Selama ini aman. Tidak ada laporan yang positif Covid-19. Artinya, pembelajaran tetap bisa jalan terus di sekolah [pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas],” kata Anggit Budiarto.

Anggit Budiarto mengatakan uji petik antigen diselenggarakan seluruh tim Satgas PP Covid-19. Di Klaten, terdapat 26 kecamatan. Uji petik kali ini menyasar ke siswa SD/MI sederajat atau pun SMP/MTs sederajat.

“Pelaksanaan uji petik disesuaikan dengan kondisi di setiap wilayah [dilakukan petugas Puskesmas]. Yang jelas, uji petik gencar dilakukan pekan ini,” katanya.

Baca juga: Ini Enam Info Penting soal Varian Omicron Menurut WHO

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Yunanto, mengatakan uji petik yang menyasar ke para pelajar dan guru di sejumlah sekolah menjadi kewenangan tim Satgas PP Covid-19. Meski mendukung penuh kegiatan tersebut, Disdik Klaten belum memperoleh data terperinci terkait hasil uji petik antigen di sejumlah sekolah. “Lokasinya memang di sekolah. Tapi, data rincinya di Dinkes Klaten,” katanya.

Yunanto mengatakan setiap sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas wajib menaati protokol kesehatan (prokes). Di Klaten terdapat 115 SMP dan 743 SD.

“Dalam kondisi seperti ini, Prokes harus tetap ditaati. Saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19. Jangan sampai ada yang terpapar atau pun muncul klaster Covid-19 di lingkungan sekolah. Satu saja ada pelajar/guru yang terpapar, kami akan menutup sekolah tersebut untuk sementara waktu,” katanya.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan kasus Covid-19 di Klaten relatif melandai. Di Klaten tak ada penambahan kasus Covid-19 dalam sehari, Rabu (1/12/2031). Meski seperti itu, seluruh elemen masyarakat di Klaten diminta tetap menaati prokes.

“Jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Klaten sebanyak 34.829 kasus. Sebanyak lima orang menjalani perawatan/isolasi. Sebanyak 31.901 orang dinyatakan sembuh oleh tim medis. Sebanyak 2.923 orang telah meninggal dunia,” kata Cahyono Widodo.

Sumber: Solopos.com Tag: Virus Corona Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Ini Fakta-Fakta Anda Bisa Terinfeksi Ulang oleh Covid-19 4 hours ago
Update Covid-19 23 Januari: Kasus Baru Naik 2.925 21 hours ago
Sembilan Orang Terinfeksi Omicron Klaster Perbankan di Madiun 23 hours ago
Gara-Gara Omicron, PM Selandia Baru Batalkan Acara Pernikahannya 1 day ago
2 Pasien Terjangkit Omicron Meninggal Dunia, Semua Komorbid 1 day ago

Berita Pilihan

Mulai 1 Januari 2022, Ini Kebijakan Pajak Penghasilan Terbaru Ayah Vanessa Angel Siap Polisikan Para Haters Mahfud Salah Tulis 2022 Jadi 2032 saat Ucapkan Tahun Baru, Warganet Bereaksi.. Kota Semarang Banjir saat Malam Pergantian Tahun Baru Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Magelang Kondusif
Berita Terbaru
Dikaitkan dengan Calon Pemimpin IKN, Ini Karya Arsitektur Ridwan Kamil 2 hours ago
Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Penjara, Hak Politik Dicabut 3 hours ago
Terungkap! Ini Temuan Sementara Investigasi Kecelakaan Balikpapan 4 hours ago
Akhir Januari, Matahari Terlambat Terbenam. Di Jogja Jadi Jam Segini... 5 hours ago
Lumpur Lapindo Disebut Kandung Harta Karun Super Langka, Siapa Pemiliknya? 6 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Vaksin Covid-19 Rutin Setahun Sekali Lebih Efektif daripada Booster 7 hours ago
UGM Selenggarakan KKN Kolaborasi di Sumatera Selatan 8 hours ago
ESDM Usul Setiap Kementerian Wajib Pakai Motor Listrik 8 hours ago
#TangkapEdyMulyadi, Kini Edy Mulyadi Dilaporkan ke Polisi 16 hours ago
65% Pemeluk Islam di Indonesia Tidak Bisa Baca Al-Quran 17 hours ago