News

Hasil Survei: Kepercayaan Publik ke Polri Tertinggi Sedekade Terakhir

Penulis: Newswire
Tanggal: 06 Desember 2021 - 04:37 WIB
Ilustrasi polisi - Pixabay

Harianjogja.com, JAKARTA-Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 80,2 persen atau tertinggi selama satu dekade terakhir.

"Angka ini tertinggi sepanjang sejarah survei opini publik dalam satu dekade terakhir," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ia menilai kehadiran Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di instansi Polri memberikan angin segar di tubuh Polri.

Seperti diketahui, Sigit memimpin Korps Bhayangkara sejak 27 Januari 2021 menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.

Menurut Burhanuddin, tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hingga menyentuh angka 80,2 persen hingga mengalahkan lembaga penegak hukum lainnya tidak lepas dari pengaruh sang Kapolri.

Baca juga: Ahli Vulkanologi ITB Ungkap Penyebab Meletusnya Gunung Semeru

Padahal, biasanya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum selalu menempatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di posisi pertama. Tren tersebut terjadi sejak 2014 hingga 2018.

"Setelahnya, kepercayaan terhadap KPK terus menurun hingga berhimpitan dengan kepercayaan terhadap polisi pada survei 2019 dan 2020," ujarnya.

Untuk diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 2 hingga 6 November 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode "multistage random sampling" dengan jumlah responden mencapai 2.020 orang.

Survei tersebut memiliki "margin of error" sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Lebih rinci, grafik survei kepercayaan masyarakat terhadap Polri sejak 2014 hingga 2021 berdasarkan data Indikator Politik Indonesia, yakni 2014 sebesar 57,5 persen, 2015 sebesar 68,6 persen.

Kemudian, pada 2016 sebesar 73,2 persen, 2017 sebesar 76,5 persen, 2018 sebesar 79,8 persen, 2019 sebesar 80 persen, 2020 sebesar 72 persen dan 2021 mencapai 80,2 persen.

Sebagai tambahan, pada survei tersebut juga diketahui kondisi penegakan hukum nasional. Hasilnya, sebanyak 3,2 persen masyarakat menilai sangat baik, 39,9 persen menjawab baik.

Kemudian, sebanyak 31,4 persen responden menjawab sedang, buruk 19,4 persen, sangat buruk 2,7 dan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 3,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Berita Terkait

Survei LSI: Publik Ogah Pilkada Dipilih DPRD
Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Setahun Prabowo-Gibran
Survei: Orang Indonesia Lebih Suka Podcast Video Daripada Audio
Isu Ekonomi dan Korupsi Jadi Prioritas Masyarakat Indonesia Tahun 2025

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Identifikasi Korban ATR 42-500 Rampung, DVI Serahkan Jenazah ke Keluar
Denmark Tutup Akses Kangerlussuaq, Zona Militer Dibentuk di Greenland
Kodam Siliwangi Selidiki Kabar 23 Prajurit Hilang di Longsor Cisarua
82 Warga Masih Tertimbun Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Pemprov Jabar Alokasikan Rp10 Juta per KK untuk Pengungsi Cisarua
Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat
Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
Amerika Serikat Resmi Mundur dari WHO Bisa Picu Krisis Global
Jerman Minta Palestina Tetap Dilibatkan dalam Rencana AS di Gaza
Polri Rotasi 85 Perwira, Kadiv Humas Diganti