HomeNews

Dampak Omicron Bisa Bahayakan Ekonomi Indonesia

Oleh:Wibi Pangestu Pratama
07 Desember 2021 - 11:37 WIB

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com

Harianjogja.com, JAKARTA—Penyebaran Covid-19 varian omicron dipandang bisa berdampak pada konsumsi dan iklim investasi.

Ekonom Center of Reform on Economics atau Core Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menuturkan bahwa jumlah negara yang melaporkan temuan varian Covid-19 Omicron terus bertambah. Pada Senin (6/12/2021) pemerintah menyatakan bahwa temuan varian baru itu sudah ada di 45 negara, termasuk sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara.

Menurut Rendy, berkaca dari catatan di Afrika Selatan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini sangat curam. Hal tersebut mengindikasikan bahwa varian omicron berpotensi mirip dengan varian delta dalam konteks penularan yang lebih cepat, meskipun terdapat potensi risiko kematian yang lebih rendah.

Meskipun begitu, perlu diingat bahwa perkembangan penelitian mengenai omicron sangat dinamis dan dampaknya terhadap suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kesiapan rumah sakit. Menurut Rendy, jika virus itu menyebar di Indonesia maka akan memengaruhi perekonomian.

Baca juga: Rentetan Awan Panas Merapi Terjadi pada Senin Sore, Ini Penyebabnya

"Tentu jika ini terjadi di dalam negeri akan berdampak pada proses pemulihan, belajar dari kasus delta yang dialami Indonesia pada Juli silam," ujar Rendy kepada Bisnis, Senin (6/12/2021).

Menurutnya, jika kasus meningkat, pemerintah tentu akan menaikkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kenaikan level PPKM itu akan mereduksi pergerakan atau aktivitas perekonomian, seperti yang terjadi pada Juli–Agustus 2021.

Rendy menjelaskan bahwa turunnya aktivitas ekonomi akan membuat permintaan barang melambat, sehingga konsumsi masyarakat berkurang. Bahkan, konsumsi dunia usaha atau sektor swasta pun dapat turut berkurang.

"Jika konsumsi swasta berkurang investasi juga berpeluang melambat. Inilah skenario yang terjadi jika penyebaran omnicron terjadi di dalam negeri," ujar Rendy.

Sumber: bisnis.com Tag: Virus Corona Editor: Bernadheta Dian Saraswati

Artikel Terkait
Ini Fakta-Fakta Anda Bisa Terinfeksi Ulang oleh Covid-19 4 hours ago
Update Covid-19 23 Januari: Kasus Baru Naik 2.925 22 hours ago
Sembilan Orang Terinfeksi Omicron Klaster Perbankan di Madiun 1 day ago
Gara-Gara Omicron, PM Selandia Baru Batalkan Acara Pernikahannya 1 day ago
2 Pasien Terjangkit Omicron Meninggal Dunia, Semua Komorbid 1 day ago

Berita Pilihan

Mulai 1 Januari 2022, Ini Kebijakan Pajak Penghasilan Terbaru Ayah Vanessa Angel Siap Polisikan Para Haters Mahfud Salah Tulis 2022 Jadi 2032 saat Ucapkan Tahun Baru, Warganet Bereaksi.. Kota Semarang Banjir saat Malam Pergantian Tahun Baru Pergantian Tahun Baru 2022 di Kota Magelang Kondusif
Berita Terbaru
Dikaitkan dengan Calon Pemimpin IKN, Ini Karya Arsitektur Ridwan Kamil 3 hours ago
Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Penjara, Hak Politik Dicabut 4 hours ago
Terungkap! Ini Temuan Sementara Investigasi Kecelakaan Balikpapan 5 hours ago
Akhir Januari, Matahari Terlambat Terbenam. Di Jogja Jadi Jam Segini... 6 hours ago
Lumpur Lapindo Disebut Kandung Harta Karun Super Langka, Siapa Pemiliknya? 7 hours ago

Terpopuler

Pemberontak Myanmar Serang Kantor Polisi dan Bunuh Belasan Anggota Keamanan Warga Magelang Jadi Tersangka Penerbangan Balon Udara Berisi Petasan KECELAKAAN LION AIR: Angkasa Pura I Selidiki Arahan ATC JT 960 5 Mapala UMY Taklukkan Gunung Elbrus Kesadaran Berasuransi Mulai Meningkat saat Pandemi
Vaksin Covid-19 Rutin Setahun Sekali Lebih Efektif daripada Booster 8 hours ago
UGM Selenggarakan KKN Kolaborasi di Sumatera Selatan 9 hours ago
ESDM Usul Setiap Kementerian Wajib Pakai Motor Listrik 9 hours ago
#TangkapEdyMulyadi, Kini Edy Mulyadi Dilaporkan ke Polisi 17 hours ago
65% Pemeluk Islam di Indonesia Tidak Bisa Baca Al-Quran 18 hours ago