News

Perlu Diketahui, Gejala Covid Omicron Lebih Cepat Muncul Dibandingkan Varian Lain

Penulis: Mia Chitra Dinisari
Tanggal: 30 Desember 2021 - 10:47 WIB
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron - The Guardian

Harianjogja.com, JAKARTA - Omicron membuat orang sakit lebih cepat daripada varian sebelumnya, menurut sebuah penelitian yang dirilis Selasa oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Meskipun sebagian besar kasus omicron tampak relatif ringan, orang umumnya mendapatkan gejala COVID-19 tiga hari setelah terpapar virus, bukan sekitar empat hari dengan delta dan lima atau lebih lama dengan virus asli, penelitian menyimpulkan seperti dilansir dari Yahoo.

Orang mungkin menular lebih cepat setelah terpapar – dan mungkin bahkan sebelum mereka dinyatakan positif terinfeksi.

Jacob Lemieux, seorang ahli penyakit menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts, merekomendasikan untuk tidak menggelar pesta tahun baru.

"Hal yang harus dilakukan adalah menunda ketika kekuatan infeksi begitu tinggi dan mencari waktu ketika lebih aman untuk melakukan pertemuan," katanya. "Dalam beberapa minggu, situasinya mungkin jauh lebih baik."

Kasus telah meningkat tajam sejak Thanksgiving, menurut CDC, dan lebih dari 85% wilayah AS memenuhi kriteria untuk penularan COVID-19 "tinggi".

Studi CDC baru berfokus pada satu keluarga di Nebraska, yang terinfeksi ulang dengan omicron setelah tertular COVID-19 tahun lalu. Satu dari lima anggota keluarga divaksinasi. Kelimanya memiliki gejala yang sama atau lebih ringan dengan infeksi baru tersebut, studi tersebut menemukan.

Tidak jelas apakah anggota keluarga terinfeksi ulang karena kekebalan mereka memudar, atau apakah omicron lebih baik dalam mengatasi kekebalan dari infeksi atau keduanya.

Data sesuai dengan apa yang dilihat dokter dengan omicron: Orang-orang mengalami gejala lebih cepat.

"Kami melihat orang-orang dites positif pada hari ke-2," kata Dr. Daniel Griffin, kepala penyakit menular untuk ProHealth Care, yang menyediakan layanan di 300 lokasi di dan sekitar New York City.

Gejala pada beberapa orang tampaknya datang sebelum mereka dinyatakan positif, kata Griffin. "Lakukan rapid (tes) hari ini, tapi lakukan lagi besok," katanya.

Ini bisa menjadi kabar baik. Banyak virus lain yang jauh lebih mudah dibendung daripada SARS-CoV-2 karena orang merasa sakit sebelum menular, sehingga mereka dapat mengisolasi diri.

"Ini bisa sama dengan flu: Jangan kembali bekerja atau sekolah jika Anda merasa sakit."

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan

Berita Terkait

Luhut Sebut Tingkat Rawat Inap Pasien Covid-19 di Daerah Lain Turun Kecuali Jogja
Gelombang Wisatawan ke Jogja Tak Bisa Direm Meski Covid-19 Melonjak, Pemda: Tak Ada Tempat Kosong di Hotel  
Sedang Isoman? Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini
4 Siswa SMAN 1 Bantul Positif Covid-19, 18 Guru Jalani Karantina

Berita Lainnya

  1. Solopos Hari Ini: Listrik Bersubsidi Tak Naik
  2. Bagaimana Cara Berjualan di CFD Solo?
  3. Disdikbud-TACB Sukoharjo Kaji 5 Objek Diduga Cagar Budaya, Ini Listnya
  4. Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (21/5/2022): Filmnya Keren-keren Hlo

Berita Terbaru Lainnya

Catat! Mulai Tahun Depan NIK Berfungsi Jadi NPWP
Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Pramugari, Ini Kata Elon Musk
Bakal Ada Badai Meteor Langka, 31 Mei 2022
Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet atau Monkeyprox
Alasan Bill Gates Enggan Punya Mata Uang Kripto
Sea Games 2021: Christopher/Aldila Pertahankan Emas Ganda Campuran Tenis
Kasus Covid-19 Terkini: Kasus Positif 250, Meninggal 3 Orang
Kenali 10 Fakta Virus Hendra yang Bisa Menular ke Manusia
Perang Rusia vs Ukraina: Rudal Rusia Hancurkan Ratusan Fasilitas Militer Ukraina
Kabar Baik! Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Kasus Aktif Terus Tunjukan Tren Menurun