News

Kapolri Minta Masyarakat Terus Koreksi Kinerja Polisi

Penulis: Newswire
Tanggal: 30 Desember 2021 - 23:57 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/8/2021). - Ist/ Dok Divisi Humas Polri

Harianjogja.com, JAKARTA--Masyarakat diminta untuk terus mengoreksi kinerja kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada pihak untuk terus memberikan koreksi terhadap institusi Polri.

Tujuannya, kata dia, agar terwujud Korps Bhayangkara yang dapat melayani dengan baik. "Tentunya terkait dengan transformasi di bidang pelayanan publik dan transformasi bidang organisasi, kami tentunya mohon untuk terus dikoreksi, diberikan perbaikan-perbaikan," kata Sigit saat menyematkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Kamis (30/12/2021).

Dengan adanya evaluasi, kata Sigit, hal itu dapat dijadikan ajang untuk melakukan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin diharapkan oleh masyarakat.

"Sehingga semakin hari kami betul-betul bisa wujudkan organisasi Polri yang modern, organisasi Polri yang melayani dan organisasi Polri yang betul-betul bisa terapkan prinsip Good Governance," ujar Sigit.

BACA JUGA: Catat! Ini Daftar Bansos yang Berlanjut Tahun Depan

Kepada Pati Polri yang dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama, Sigit mengingatkan bahwa, gelar itu diperoleh dengan proses yang tidak mudah. Dengan melewati screening, pemeriksaan internal, dan Track Record yang ada, kata Sigit, tanda kehormatan ini harus terus dipertahankan dengan baik.

Gelar kehormatan, kata Sigit, selain membawa kebanggaan, hal itu juga memiliki segala bentuk konsekuensi yang ada. Sigit menyatakan, sebagai pimpinan di Satuan Kerja (Satker), harus mampu melakukan transformasi atas apa yang telah diraih itu kepada anggota-anggotanya.

"Karena kita ingin organisasi kita makin hari jadi semakin baik.

Banyak hal yang harus dibenahi. Banyak penyimpangan yang harus diperbaiki, dan tugas rekan-rekan untuk bagaimana mentransformasikan ini di Satker masing-masing menjadi teladan, merubah dan membawa perbaikan di Satker masing-masing," tutur Sigit.

Sigit menegaskan, Pati Polri yang mendapatkan gelar kehormatan, harus bisa menjadi contoh dan teladan. Dengan begitu, akan membawa perbaikan untuk institusi Polri kedepannya.

Sebagai pemimpin, Sigit meminta, personel Polri tidak ragu-ragu memberikan tindakan tegas kepada anggota yang menyimpang, tidak bertugas sebagaimana aturan yang ada, dan lakukan tindakan yang dapat merusak marwah serta kewibawaan Polri.

"Berikan contoh dan teladan. Berikan Reward bagi anggota berprestasi. Sehingga institusi Polri akan semakin baik, makin dipercaya dan dicintai masyarakat," tutup Sigit.

Artikel ini telah tayang di https://nasional.okezone.com/dengan judul "Wujudkan Polri Melayani, Kapolri: Kami Mohon Terus Dikoreksi".

Berita Terkait

Kapolri Ancam Jajarannya: Kalau Tak Mampu Potong Ekor, Kepalanya Saya Potong

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Harimau di Banjarnegara Masih Teka-Teki, BKSDA Siapkan Camera Trap
  2. Ternyata Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Boyolali Naik
  3. Hilang di Swiss, Eril Khan Miliki Dua Adik di Indonesia
  4. Foto-Foto Gempa Jogja 2006: Reruntuhan dan Mayat Berserakan

Berita Terbaru Lainnya

Kenang Buya Syafii Maarif, Jokowi: Kader Terbaik Muhammadiyah
Rakernas IMA 2022, Membangun Kreativitas dan Inovasi di Tahun Endemi
Ini Profil Anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn yang Hilang di Sungai Bern Swiss
Buya Syafii Maarif Wafat, PGI Usulkan Pemerintah Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar
Begini Kondisi Putra RIdwan Kamil Sebelum Hanyut dan Hilang di Sungai Swiss
Akhir April 2022, Realisasi Belanja APBN DIY Capai Rp6,28 Triliun 
Kabar Duka, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia
Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai di Swis, Ini Kronologinya
Rapat ALCo Mei 2022: Menggamit Asa Geliatnya Perekonomian Regional DIY