News

Antisipasi Macet Tahun Baru, Polres Magelang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Penulis: Media Digital
Tanggal: 31 Desember 2021 - 19:17 WIB
Rekayasa arus lalu lintas di Magelang - Ist

MAGELANG - Berbagai macam cara dilakukan Polres Magelang dalam memberikan pelayanan, keamanan dan kenyamanan saat Natal dan Tahun baru kali ini. Salah satunya adalah rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kemacetan di beberapa titik rawan saat malam Tahun Baru.

"Kami akan lakukan rekayasa lalulintas di beberapa titik rawan. Hal itu sebenarnya setiap tahun selalu kita lalukan dengan tetap melihat kondisi yang ada dilapangan nantinya," Kata Kapolres Magelang melalui Kasatlantas Polres Magelang AKP Faris Budiman, Jumat 31/12/2021 pagi, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.

Dijelaskan Faris jika beberapa titik yang akan dilakukan rekayasa lalulintas diantaranya adalah di Simpang Artos Mertoyudan Magelang. Ketika kondisi macet maka arus lalu lintas dari arah Kota Magelang atau Semarang menuju Purworejo dilarang berbelok ke kanan pada simpang 3 taman Akmil (depan Pos Lantas Armada), namun jalan lurus ke arah Jogja dan berputar balik pada U- turn depan Seminari.

"Sedangkan untuk arus lalulintas dari arah Jogja menuju Kota Magelang ataupun Semarang diimbau agar tetap lurus memasuki Kota Magelang dan jl. Sukarno Hatta. Apabila pengguna jalan belok ke arah purworejo dilarang berputar balik di depan taman Akmil," lanjutnya.

Untuk pengendara yang berasal dari arah Purworejo menuju Artos Mall maupun Jogja dilarang berbelok ke kanan pada trafic light depan Artos Mall namun dialihkan menuju jl. Soekarno Hatta dan berputar balik pada U-Turn Terminal Tidar Magelang.

Saat itu Faris juga menyampaikan, rekayasa arus lalulintas akan diberlakukan juga di Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB). "Untuk di Kawasan TWCB ketika kondisi macet lalu lintas yang menuju TWCB diberlakukan sistem buka tutup arus lalulintas," jelasnya.

Lokasi yang diberlakukan sistem buka tutup arus diantaranya adalah di Simpang 3 Karet, Simpang 4 Brojonalan, Simpang 3 Terminal Tugu Ireng, Simpang 4 Koramil, Simpang 3 Kujon dan Simpang 3 Ngaran Ngisor. "Namun sekali lagi, penerapan tersebut selalu kita lihat kondisi di lapangan nantinya," Ungkapnya.

Kasatlantas juga menghimbau agar warga masyarakat tetap mematuhi peraturan lalulintas yang ada demi keselamatan berkendara.

"Kalau memang tidak penting sekali saya sarankan dirumah saja. Namun kalau memang terpaksa keluar, jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Semoga tahun baru ini situasi berjalan aman kondusif dan tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19," Pungkasnya. *

Berita Terkait

Masyarakat Diimbau Tak Kembali ke Daerah Asal Hari Ini, Kenapa?
Volume Kendaraan Masuk DIY Berangsur Berkurang, Dishub Sleman: Kami Tetap Antisipasi Kemacetan
Sepekan, 30 Lakalantas Terjadi di DIY, Dua Orang Meninggal Dunia
Cegah Macet Parah, Akses di Sentra Bakpia Pathuk Ini Dibikin Searah

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Harimau di Banjarnegara Masih Teka-Teki, BKSDA Siapkan Camera Trap
  2. Ternyata Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Boyolali Naik
  3. Hilang di Swiss, Eril Khan Miliki Dua Adik di Indonesia
  4. Foto-Foto Gempa Jogja 2006: Reruntuhan dan Mayat Berserakan

Berita Terbaru Lainnya

Kenang Buya Syafii Maarif, Jokowi: Kader Terbaik Muhammadiyah
Rakernas IMA 2022, Membangun Kreativitas dan Inovasi di Tahun Endemi
Ini Profil Anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn yang Hilang di Sungai Bern Swiss
Buya Syafii Maarif Wafat, PGI Usulkan Pemerintah Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar
Begini Kondisi Putra RIdwan Kamil Sebelum Hanyut dan Hilang di Sungai Swiss
Akhir April 2022, Realisasi Belanja APBN DIY Capai Rp6,28 Triliun 
Kabar Duka, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia
Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai di Swis, Ini Kronologinya
Rapat ALCo Mei 2022: Menggamit Asa Geliatnya Perekonomian Regional DIY