News

KRL Jogja-Solo Tak Lama Lagi Menjangkau Karanganyar

Penulis: Newswire
Tanggal: 03 Januari 2022 - 18:17 WIB
KRL Jogja-Solo. - Antara

Harianjogja.com, SOLO--Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Jogja-Solo tak lama lagi menjangkau wilayah Karanganyar, Jawa Tengah.

Gardu listrik di Stasiun Jebres, Solo, untuk mendukung elektrifikasi kereta rel listrik atau KRL sampai Stasiun Palur, Karanganyar, sudah hampir rampung. Gardu listrik berdaya 5 MW itu sudah memasuki tahapan tes comissioning atau uji fungsi.

Begitu pula jaringan kelistrikannya. Sementara untuk jaringan segmen Stasiun Solo Balapan sampai Stasiun Jebres masih menunggu peninggian overpass Jl DI Panjaitan rampung.

PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah Area III, Albertus Dito, mengatakan instalasi jaringan listrik untuk ruas itu sudah selesai, kecuali pada bagian pembangunan overpass DI Pandjaitan.

BACA JUGA: Bukan Klithih, Begini Kronologi Keributan di Lempuyangan pada Malam Tahun Baru

“Hasil uji fungsi untuk jaringan kelistrikan maupun gardu listriknya sudah memenuhi spesifikasi. Jadi, harapannya saat overpass Jl DI Panjaitan selesai dibangun, kami segera uji fungsi untuk segmen Stasiun Jebres-Stasiun Balapan,” katanya dihubungi Solopos.com, Minggu (2/1/2022) sore.

Sementara itu, hingga awal Januari, pembangunan depo kereta rel listrik (KRL) Solo-Jogja di bekas Terminal Peti Kemas (TPK) di sebelah utara Stasiun Jebres sudah separuh jalan. Depo itu akan menjadi tempat penyimpanan, perawatan, dan perbaikan KRL.

Proyek pembangunan gedung depo ditarget rampung pertengahan 2022. Setelah itu, pembangunan dilanjutkan pengerjaan listrik aliran atas di bagian dalam gedung depo.

Branding Ulang KRL
“Perkiraan kami pada triwulan III, depo sudah bisa dioperasikan. Namun, sebelumnya harus ada uji coba terlebih dahulu. Tahapannya, dimulai dari tes commisioning, pengujian, lalu safety assessment. Kemudian, operasional seluruhnya, baik KRL sampai Stasiun Palur dan Depo KRL itu pada 2022,” beber Dito.

Dito mengatakan akan mengajukan operasional Depo maupun KRL sampai Palur pada Juli, Agustus, atau September. Secara total, lanjutnya, jaringan listrik aliran atas untuk Stasiun Balapan-Stasiun Palur sudah 91%.

Ia menyebut pembangunan depo keseluruhan dari segi track, bangunan, peralatan kemudian di dalamnya ada fasilitas untuk perbaikan dan perawatan menelan anggaran hampir Rp100 miliar. Depo diharapkan bisa memuat 16 rangkaian kereta dan satu jalur lagi untuk parkir kereta di jalur 6.

Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengaku sudah mengusulkan branding ulang sejumlah stasiun yang dilewati KRL. “KRL kita kan sangat ramai, saya mengusulkan untuk branding ulang dan sudah saya bicarakan dengan Wali Kota Jogja,” tuturnya, Senin (3/1/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Berita Terkait

Rp4 Triliun Disiapkan, Pemerintah Perbaiki 1.800 Perlintasan KA
Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Evakuasi KRL Bekasi Timur Masih Berlangsung, KAI Batasi Perjalanan
Gelombang Protes Internal, Karyawan Google Tolak AI untuk Militer AS
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
KPPU Selidiki Dugaan Monopoli TikTok Shop, Ini Duduk Perkaranya
Susi Pudjiastuti Jadi Komut Bank BJB, Ini Susunan Direksi Baru
Update Daftar 15 Nama Korban MD Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Rp4 Triliun Disiapkan, Pemerintah Perbaiki 1.800 Perlintasan KA
Perusahaan Diminta Tanggung Uang Saku Magang Nasional 20-30 Persen
Ketegangan Selat Hormuz Memanas, Arab Saudi Minta Dunia Waspada
10 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Teridentifikasi, Ini Daftarnya