News

Selangkah Lagi Bentuk 19 DPD, PKR Sumatra Barat Bantu Geliatkan Ekonomi Rakyat

Penulis: Media Digital
Tanggal: 04 Januari 2022 - 17:37 WIB
Jajaran tim Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) - Ist

PADANG—Partai baru Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) terus berproses membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 19 kota/kabupaten di Sumatra Barat. Saat ini baru 14 DPD yang terbentuk sehingga PKR Sumatra Barat masih punya pekerjaan rumah (PR) merampungkan pembentukan pengurus di 5 kabupaten/kota.

Ketua DPW Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Sumatra Barat, Mulgandri Kusnindra, mengatakan pihaknya tengah menyelesaikan pembentukan pengurus DPD PKR di 19 kabupaten/kota. Dia optimistis pada awal tahun 2022 kepengurusan DPD PKR di 19 kabupaten/kota sudah selesai.

“Dari 19 kabupaten/kota sudah terbentuk 14 DPD. Yang lima DPD insya Allah hari Senin [3/1/2022] selesai administrasinya. Kalau terbentuknya sudah. Kurang surat pernyatannya saja. Sebab mereka pengurus terdiri dari beberapa wilayah kecamatan,” kata dia, Kamis (30/12/2021).

Selain fokus membentuk kepengurusan, DPW PKR Sumatra Barat memastikan diri hadir di masyarakat. Kondisi pandemi Covid-19 dua tahun berjalan telah menghantam berbagai sektor kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat di Provinsi Sumatra Barat. “Masalah di lapangan saya lihat sejauh ini efek pandemi, geliat ekonomi agak vakum,” tutur dia.

Indra, panggilan akrabnya, menyebut PKR Sumbar terjun langsung membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk uang tunai, melankan bibit ikan dan bibit tanaman untuk bisa dikelola sehinga menjadi sumber penghasilan.

“PKR coba menyentuh langsung masyarakat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat pascapandemi. Jadi mereka itu kesulitan modal, untuk makan saja susah, karena pukulan pandemi. Mayoritas masyarakat yang kami bantu adalah petani,” urai dia. Bantuan bibit ikan dan tanaman sudah disalurkan ke sejumlah kabupaten/kota, seperti Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Payakumbuh, Kota Solo, dan Kota Padang. Jumlah bantuan bibit ikan untuk masing-masing daerah puluhan ribu ekor.

“Masing-masing daerah itu sesuai kebutuhan kelompok. Kabupaten Payakumbuh kami beri 10.000 ekor ikan nila, Kota Payakumbuh 10.000 ekor, Kota Padang 10.000 ekor dan masih dibutuhkan 30.000 ekor lagi. Semoga bisa berkembang banyak,” ujar dia.

Gotong-Royong
Khusus di Kota Solok, Indra menceritakan PKR Sumatra Barat membuat program bertani dan pembesaran ikan. Di tempat itu PKR Sumbar segera mengirim 200.000 ekor ikan untuk petani. Hal itu karena kebetulan area persawahan di daerah tersebut pematangnya sudah dilengkapi bangunan beton.

Indra menyatakan jajaran pengurus dan kader DPW PKR Sumatra Barat allout dalam setiap program dan pergerakan yang dilakukan. Konsep gotong royong dan militansi sangat ditekankan dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Hal itu sesuai prinsip dasar PKR.
“Kami di partai kan arahnya tidak memanjakan seperti partai lain. Kami dari pengurus PKR sampai ke masyarakatnya kita tidak mengajarkan money politics. Kami di sini betul-betul terpanggil hati nurani untuk bergerak membantu masyarakat Sumbar,” tegas dia.

Prinsip gotong royong dan militansi benar-benar ditanamkan kepada seluruh kader PKR agar mereka tidak bermental egois. Sehingga ketika kelak duduk di jabatan eksekutif dan legislatif benar-benar akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatra Barat. (*)

Berita Terkait

Disindir PDIP, Golkar DIY: Koalisi Indonesia Bersatu Tak Ganggu Jokowi
Golkar DIY Dukung Koalisi Indonesia Bersatu, Gandung: Segera Bentuk Tim Kecil
Pengamat: Koalisi Golkar, PAN dan PPP Tinggal Tentukan Capres dan Cawapres
Sambangi Warga hingga Tokoh, Partai Ummat Perkuat Jaringan

Berita Lainnya

  1. Final Liga Champions: Secuil Kisah dari Paris 41 Tahun Silam
  2. Jokowi Beri Tugas Baru Lagi, Ini Sederet Jabatan Luhut Pandjaitan
  3. Tukul Arwana Disuntik Vaksin Nusantara, Begini Kondisinya Sekarang
  4. Penganiayaan Di Tempat Parkir Karaoke Solo, 3 Pemuda Ditangkap Polisi

Berita Terbaru Lainnya

Ganjar: Tim Surveilans Terus Tangani Penyakit Mulut dan Kuku 
Banjir Rob Semarang karena Tanggul Jebol? Ini Kata PUPR...
Cacar Monyet Ternyata Ditemukan Pertama Kali pada 1958
Apindo Sebut Banjir Rob Tanjung Emas Masalah Besar Dunia Usaha
PPKM di Seluruh Wilayah Indonesia Diperpanjang Sampai 6 Juni 2022
NIK di KTP Jadi NPWP, Seberapa Efektif?
Akses ke Tanjung Emas Tergenang Banjir Rob, 500 Peti Kemas Kena Dampak
Elon Musk & Bill Gates Akan Hadiri B20 Summit November 2022 di Bali
Luhut Diberi Tambahan Tugas Urus Minyak Goreng
Vonis Terdakwa Kasus Korupsi Asabri Hari Setianto Disunat Hakim 3 Tahun!