News

Presiden Minta RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Segera Disahkan

Penulis: Aprianus Doni Tolok
Tanggal: 05 Januari 2022 - 06:37 WIB
Presiden Jokowi - YouTube Sekretariat Presiden

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Jokowi menegaskan bahwa perlindungan terhadap korban kekerasan seksual perlu menjadi perhatian bersama, khususnya kekerasan seksual pada perempuan yang mendesak harus segera ditangani. 

"Saya memerintahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk segera melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DPR dalam pembahasan RUU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ini agar ada langkah-langkah percepatan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip dari laman Setkab, Selasa (4/1/2022).

Selain itu itu, Kepala Negara juga telah meminta kepada Gugus Tugas Pemerintah yang menangani RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual untuk segera menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah terhadap draf RUU yang sedang disiapkan oleh DPR RI. 

Dengan demikian, sambungnya, proses pembahasan bersama nanti lebih cepat, yakni masuk ke pokok-pokok substansi untuk memberikan kepastian hukum, serta menjamin perlindungan bagi korban kekerasan seksual.

“Saya berharap RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual ini segera disahkan sehingga dapat memberikan perlindungan secara maksimal bagi korban kekerasan seksual di Tanah Air,” ujar Jokowi.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual di UNY Terbongkar, Pelakunya Aktivis UKM hingga Lurah di Lokasi KKN 
Pilih Banding, Kejati Jabar Tetap Ingin Herry Wirawan Dihukum Mati
Desakan Penindakan Tegas Pelaku Kejahatan Seksual di Kulonprogo Makin Kencang
Perkosa 13 Santri, Herry Wirawan Didesak Dihukum Mati

Berita Lainnya

  1. BI Optimistis Kurs Rupiah akan Terjaga
  2. Warganet Heboh Penampilan Baru Aliando Syarief Mirip Zayn Malik
  3. Hebat! Jargon Sakpore Jadi Slogan Khas Pekalongan
  4. Ultah, Solopos Kirim Bantuan ke Panti Asuhan di Boyolali dan Klaten

Berita Terbaru Lainnya

Ganjar: Tim Surveilans Terus Tangani Penyakit Mulut dan Kuku 
Banjir Rob Semarang karena Tanggul Jebol? Ini Kata PUPR...
Cacar Monyet Ternyata Ditemukan Pertama Kali pada 1958
Apindo Sebut Banjir Rob Tanjung Emas Masalah Besar Dunia Usaha
PPKM di Seluruh Wilayah Indonesia Diperpanjang Sampai 6 Juni 2022
NIK di KTP Jadi NPWP, Seberapa Efektif?
Akses ke Tanjung Emas Tergenang Banjir Rob, 500 Peti Kemas Kena Dampak
Elon Musk & Bill Gates Akan Hadiri B20 Summit November 2022 di Bali
Luhut Diberi Tambahan Tugas Urus Minyak Goreng
Vonis Terdakwa Kasus Korupsi Asabri Hari Setianto Disunat Hakim 3 Tahun!