News

Melapor Diperkosa Polisi di Bandungan, Istri Tersangka Judi Mengaku Dihina Polisi

Penulis: Imam Yuda Saputra
Tanggal: 18 Januari 2022 - 15:27 WIB
Ilustrasi pemerkosaan. - Freepik

Harianjogja.com, SEMARANG—Istri tersangka judi di Boyolali, Jawa Tengah, mengaku diperkosa polisi di Bandungan dan dihina. Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi, memastikan penanganan kasus pemerkosaan R, wanita asal Simo, Boyolali, akan berjalan sesuai prosedur. Ia juga memastikan kasus itu akan diungkap secara tuntas secepatnya.

R, istri tersangka kasus perjudian mengaku diperkosa anggota Polri dan mengadukan kasus yang dialami ke Polres Boyolali. Namun, bukan mendapatkan pelayanan yang baik. Korban mengaku justru dihina oleh Kasatreskrim Polres Boyolali, Eko Marudin, dan beberapa polisi lainnya.

BACA JUGA: Komeng Trending di Twitter Gara-Gara Lawakan Pelecehan Seksual

R akhirnya melaporkan kasus yang dialaminya, baik menjadi korban pemerkosaan maupun penghinaan yang dilakukan aparat Polres Salatiga ke Polda Jateng.

Kapolda Jateng mengaku kasus yang dialami R itu sudah ditangani Polda Jateng. Dugaan pemerkosaan yang dialami R, Kapolda menyatakan telah dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jateng.

"Saat ini kasusnya sudah ditangani Ditreskrimum Polda Jateng, akan kami tuntaskan secepatnya!" tegas Kapolda Jateng saat menggelar jumpa pers di Mapolda Jateng, Selasa (18/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jateng juga meminta maaf terhadap korban yang mengaku mendapat pelayanan yang tidak pantas dari aparat Polres Boyolali saat mengadukan kasus yang menimpanya tersebut.

"Saya minta maaf kepada pelapor atas tindakan oknum kami yang tidak sepantasnya. Hari ini saya perintahkan untuk dicopot terkait etika profesi. Harapan saya ke depan Polda Jateng akan memberikan pelayanan yang terbaik, yang tidak bisa akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," imbuh Kapolda Jateng.

Aparat Polres Boyolali yang dicopot itu tak lain adalah Kasatreskrim Polres Boyolali, Eko Marudin. Dia digantikan AKP Donna Briyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Banjarnegara.

BACA JUGA: Eks Aktivis Kampus Menolak Disebut Pemerkosa, UMY Tegaskan Ada Perbuatan Asusila

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, mengatakan pemerkosaan yang diduga menimpa R itu terjadi di Bandungan, Semarang, pada 26 Desember 2021. Kasus pemerkosaan itu berawal dari tertangkapnya suami R atas kasus perjudian.

"Jadi kejadian itu pada 26 Desember kemarin. Awalnya, kasus 303 [perjudian] di Polres Boyolali yang kebetulan ditangani Kasatreskrim Polres [Eko]. Korban merupakan istri dari penjual Tjap Tji Kia [judi]. Karena ditelepon, korban hadir. korban diduga dibawa oknum yang mengaku anggota Polri ke Bandungan [terjadi pemerkosaan]," ujar Iqbal. 

 

Berita Terkait

Rekam Wisatawan Cewek Mandi di Pantai Drini, Pria Ini Digelandang Polisi
Kiai S Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual Santri Kulonprogo Dituntut 8 Tahun Penjara
Tak Setuju UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, PKS Kulonprogo Dorong Judicial Review
Perempuan di Bantul Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Lari Pagi, Diikuti Pelaku Sampai ke Rumah

Berita Lainnya

  1. Pedagang Pasar Cuplik Sukoharjo Kini Jualan di Pasar Darurat
  2. Peserta BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual-Beli Tanah, Ini Alasannya
  3. Fakta! Pria di Jawa Tengah Lebih Boros Daripada Wanitanya
  4. Daftar 6 SMK Terbaik di Soloraya, Paling Atas dari Wonogiri

Berita Terbaru Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Negaranya ke Indonesia, Kenapa?
Hepatitis Akut Misterius Terdeteksi di Jogja
Ganjar: Tim Surveilans Terus Tangani Penyakit Mulut dan Kuku 
Banjir Rob Semarang karena Tanggul Jebol? Ini Kata PUPR...
Cacar Monyet Ternyata Ditemukan Pertama Kali pada 1958
Apindo Sebut Banjir Rob Tanjung Emas Masalah Besar Dunia Usaha
PPKM di Seluruh Wilayah Indonesia Diperpanjang Sampai 6 Juni 2022
NIK di KTP Jadi NPWP, Seberapa Efektif?
Akses ke Tanjung Emas Tergenang Banjir Rob, 500 Peti Kemas Kena Dampak
Elon Musk & Bill Gates Akan Hadiri B20 Summit November 2022 di Bali