News

Temuan KPPU: Begini Ulah Jahat Pengusaha Menaikkan Harga Minyak Goreng

Penulis: Newswire
Tanggal: 23 Januari 2022 - 02:37 WIB
Tim Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul melakukan pemantauan harga minyak goreng di toko swalayan Bantul pada Rabu (19/1/2022) - Ist

Harianjogja.com, JAKARTA - Kenaikan harga minyak goreng beberapa waktu terakhir diduga disebabkan praktik jahat perusahaan besar di Indonesia.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah membuat kontrak antara produsen minyak goreng dengan CPO untuk menjamin harga dan pasokan. Berdasarkan hasil penelitian KPPU, ada sinyal praktik kartel dari masalah meroketnya harga minyak goreng di pasaran.

Diduga perusahaan-perusahaan besar dalam negeri kompak menaikkan harga karena melihat harga CPO dunia.   Dorongan KPPU ini bukan tanpa alasan, KPPU melihat bahwa kebijakan pemerintah yang ada saat ini belum mendorong adanya pertumbuhan industri minyak goreng dengan banyaknya aturan yang membatasi dan mengurangi persaingan usaha.

BACA JUGA:Polisi Gerebek Rumah Produksi Bakso Diduga Berbahan Ayam Tiren di Bantul

Pihaknya berharap harga pasar dapat berjalan sesuai hukum pasar dan tidak dipengaruhi adanya kartel atau kesepakatan akan tetapi hukum supply and demand, dan berharap pemerintah mendorong pelaku usaha yang tidak terafiliasi.

Artikel ini telah tayang di https://economy.okezone.com/ dengan judul "KPPU soal Harga Minyak Goreng hingga Dugaan Kartel : Okezone Economy",

Berita Terkait

Jokowi Pastikan Harga Minyak Goreng Segera Rp14.000
Turun, Segini Harga Minyak Goreng Curah di Kota Jogja
PMK Bikin Daging Sepi Tak Laku, Pemkab Gunungkidul: Telur Ayam Justru Laris Manis
Harga Migor Curah Tak Terkendali, Pemda DIY: Jangan Main-Main dengan Barang Subsidi

Berita Lainnya

  1. Petugas Pengumpul Zakat di Karanganyar Bakal Diberangkatkan Umrah
  2. Muka Tanah di Semarang Ambles 0,8-13,5 Cm/Tahun, Jadi Pemicu Banjir Rob
  3. Final Liga Champions: Secuil Kisah dari Paris 41 Tahun Silam
  4. Jokowi Beri Tugas Baru Lagi, Ini Sederet Jabatan Luhut Pandjaitan

Berita Terbaru Lainnya

Ganjar: Tim Surveilans Terus Tangani Penyakit Mulut dan Kuku 
Banjir Rob Semarang karena Tanggul Jebol? Ini Kata PUPR...
Cacar Monyet Ternyata Ditemukan Pertama Kali pada 1958
Apindo Sebut Banjir Rob Tanjung Emas Masalah Besar Dunia Usaha
PPKM di Seluruh Wilayah Indonesia Diperpanjang Sampai 6 Juni 2022
NIK di KTP Jadi NPWP, Seberapa Efektif?
Akses ke Tanjung Emas Tergenang Banjir Rob, 500 Peti Kemas Kena Dampak
Elon Musk & Bill Gates Akan Hadiri B20 Summit November 2022 di Bali
Luhut Diberi Tambahan Tugas Urus Minyak Goreng
Vonis Terdakwa Kasus Korupsi Asabri Hari Setianto Disunat Hakim 3 Tahun!