HomeNews

Kondisi Ribuan Truk di Indonesia Mirip Truk yang Kecelakaan Balikpapan

Oleh:Rahmi Yati
25 Januari 2022 - 11:07 WIB

Truk tronton rusak berat akibat menabrak sejumlah kendaraan yang berhenti saat lampu merah menyala di persimpangan Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Jumat (21/1/2022). ANTARA/Novi Abdi - am

Harianjogja.com, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyoroti temuan sementara dari investigasi kecelakaan Balikpapan, Kalimantan Timur. Banyak kendaraan barang lain diduga memiliki kondisi serupa.

Hasil temuan sementara dari investigasi kecelakaan maut tersebut adalah adanya perpanjangan ROH (Rear Over Hang) dan perubahan konfigurasi pada sumbu ban dari 1-1 menjadi 1-2-2 pada truk tersebut sehingga tidak sesuai dengan spesifikasi asli kendaraan.

"Itu ribuan yang seperti itu. Mau diapain itu mobil kalau nggak dibuat aturannya. Jadi perlu dipertanyakan kepada pemerintah mau diapakan mobil itu. Harus dicari dong jalan keluarnya," kata Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, Senin (24/1/2022).

Gemilang menyebut, adanya perubahan bentuk yang dilakukan para pemilik kendaraan dikarenakan tidak tersedianya kendaraan yang tepat untuk mengangkut muatan seperti kontainer.

Menurutnya, idealnya kontainer diangkut oleh truk trailer. Namun yang terjadi, banyak truk yang dasarnya truk engkel ditambah sumbu bannya sehingga menjadi tronton dan dianggap sudah mampu mengangkut kontainer.

Padahal, sambung Gemilang, tronton sendiri sistem pengeremannya tidak dilengkapi dengan chamber di depan dan belakang (seperti trailer) sehingga kemampuan rem untuk mengangkut muatan kontainer apalagi hingga 20 ton itu sangat riskan.

"Mestinya [tronton] itu bisa dirubah menjadi trailer yang penting dikasih izinnya, regulasinya merubah itu. Apalagi di sana itu di daerah Kalimantan itu kalau pakai trailer jalannya belum memadai. Itu banyak di sana sebagian besar masih menggunakan tronton. Jadi sudah ribuan mobil di sana yang seperti itu," ucapnya.

Lebih lanjut dia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dapat mengeluarkan izin modifikasi truk tronton menjadi trailer. Sebab, bila pengusaha diharuskan membeli trailer yang baru harganya cukup mahal dan memberatkan.

Selama ini, imbuh dia, perubahan bentuk kendaraan dilakukan tanpa izin. Semua truk di Kalimantan dan Sumatra sebagian besarnya telah diubah.

"Mau diapain. Kalau mau beli trailer kan nggak punya duit. Semestinya kami boleh merubah [tronton] itu menjadi trailer. Jadi bisa dimodifikasi, supaya orang bisa patuh menggunakan trailer semua berilah izin. Ini kan nggak boleh izin modifikasi, beli baru kan kita nggak sanggup. Nanti keamanannya juga akan sama persis karena kan mobilnya sama cuma bak-nya aja yang dicopot dan diganti atau pasang trailer," ujar Gemilang.

Dia menambahkan, saat ini proses perizinan untuk modifikasi kendaraan harus melalui persetujuan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Sayangnya, hal itu mustahil untuk terwujud.

Maka dari itu, menurut Gemilang harus ada regulasi yang jelas agar perubahan bentuk kendaraan ini tidak harus mengikuti prosedur yang sudah pasti tidak mungkin ditempuh seperti perizinan dari ATPM.

"Selama ini perubahan bentuk yang harus diajukan kepada pemerintah tetapi harus mendapat persetujuan dari ATPM. Itu sampai kapan pun nggak bakal dikasih. Ngapain gue kasih [izin] beli aja yang baru, begitu kata mereka," tutup Gemilang.

Sumber: JIBI/Bisnis.com Tag: transportasi Editor: Budi Cahyana

Artikel Terkait
Harga Tiket Bus di Wonosari Ikut Naik 1 week ago
Netizen Bahas Sulitnya Angkutan Umum di Jogja: Ojek Online Mahal, Ga Jadi Nabung 2 weeks ago
Mengenang Koperasi Pemuda, Bus Favorit Warga Sleman yang Tarifnya Rp100 1 month ago
Asyik..Armada Bus Sekolah di Gunungkidul Bakal Ditambah 1 month ago
Sewa Bus Kini Bisa Online, Lebih Mudah dan Banyak Pilihan! 1 month ago

Berita Pilihan

Pengamat: Koalisi Golkar, PAN dan PPP Tinggal Tentukan Capres dan Cawapres Golkar, PPP, dan PAN Sepakat Perangi Politik Identitas Pelaku LGBT & Zina Dijerat Hukum? Mahfud MD Beri Jawaban Hore! Google Translate Tambah 24 Bahasa Baru Arus Balik, Cek Syarat Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh
Berita Terbaru
Elon Musk Disebut Bakal Investasi di Indonesia, Sektor Apa? 5 minutes ago
Airlangga Hartarto: Halal Bihalal Golkar Momen Persiapkan Kemenangan 2024 45 minutes ago
Ratusan UMKM Halal Bakal Ikuti Pameran di JEC 1 hour ago
Prakiraan Cuaca 19 Mei 2022: Jogja Hujan Disertai Petir 1 hour ago
THR Karyawan Dunkin Donuts Nunggak 2 Tahun 1 hour ago

Terpopuler

Aturan Terbaru Terbit! Pelaku Perjalanan Luar Negeri Wajib Pakai Masker 3 Lapis Parah! India Dihantam Gelombang Panas 49,2 Derajat Celcius Ini Syarat Terbaru Naik Pesawat Menurut Aturan Kemenhub Pengamat Prediksi Nasdem Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Ini Aturan Baru Naik KRL dan Kereta Api yang Berlaku Mulai Sekarang
19 Mei 2022: Harga Emas Pegadaian Mulai Rp514.000 2 hours ago
Erick Sebut Transformasi Kultural Jadi Kunci Menangkan Persaingan 2 hours ago
Erick: BUMN Harus Kembali ke Khittah sebagai Perusahaan yang Sehat dan Berdaya Saing 3 hours ago
Beri Kuliah Umum di UNS, Menteri Investasi/ Kepala BKPM RI : Saya Dulu “Konglomelarat” 4 hours ago
Hasil Survei: Skema KPR Masih Favorit Masyarakat Indonesia untuk Beli Rumah 13 hours ago