News

Prakiraan Cuaca 19 Mei 2022: Jogja Hujan Disertai Petir

Penulis: Bernadheta Dian Saraswati
Tanggal: 19 Mei 2022 - 10:07 WIB
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA-Beberapa wilayah di DIY berpotensi hujan pada hari ini, Kamis (19/5/2022). Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mengantisipasi hujan disertai petir. 

Berdasarkan informasi yang diterima Harianjogja.com dari BMKG Jogja, kondisi cuaca di DIY secara umum pada pagi hari cenderung berawan. 

Sementara untuk siang hingga sore hari berpotensi hujan sedang hingga lebat di Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian utara dan timur.

Untuk malam hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kulonprogo bagian selatan, Bantul dan Gunungkidul bagian selatan. Jumat (20/5/2022) dini hari cuaca berawan. 

Baca juga: Air Sudah Naik, Gelombang Tinggi & Banjir Rob Mengancam Pesisir di DIY

Gelombang laut di perairan selatan DIY diperkirakan masih sama dengan hari sebelumnya. Hari in gelombang masih tinggi dengan ukuran 2,5 meter hingga 4 meter.

Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota Jogja, Sleman dan Kulonprogo bagian utara serta waspadai gelombang tinggi di perairan selatan Yogyakarta," tulis BMKG. 

Berita Terkait

Prediksi Cuaca DIY 6 Juli 2022, Masih Ada Hujan?
Simak Prediksi Cuaca Jogja 5 Juli 2022 Sebelum Beraktivitas
CUACA HARI INI: Waspada Angin Kencang dan Gelombang Laut Setinggi 6 Meter
Mengakhiri Juni 2022, Bagaimana Cuaca DIY Hari Ini?

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Jelang Iduladha, Harga Besi Rongsokan untuk Bikin Pisau Ikut Naik
  2. Soal Hibah Lahan untuk UIN, DPRD Karanganyar Belum Terima Permohonan
  3. Toyota Lakukan Penyegaran Mobil Calya, Apa Saja?
  4. Ritual Mandi Kemben ala Anak Kiai Jombang

Berita Terbaru Lainnya

PPDB Jawa Tengah Tahun Ajaran 2022/2023 Segera Berakhir
Taiwan Tolak 4.000 Kg Mi Instan asal Indonesia, Ada Apa?
Mantap! Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$136,4 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya
167 Dokter Hewan di Eks-Karesidenan Kedu Terlibat dalam Pengawasan Kurban
Tekan Stunting, Kabupaten Magelang Kembangkan Padi Nutrizinc
Densus 88 Terima Data Dugaan Pendanaan Terorisme oleh ACT dari PPATK
Airlangga Buktikan Kinerjanya, Pengamat: Wajar Diinginkan Publik Jadi Capres
PPATK Blokir 60 Rekening ACT, Begini Respons Presiden Ibnu Khajar
Disdikbud Jateng Akan Kembalikan Hak Calon Peserta Didik yang Dirugikan
Kontroversi ACT, Dana Umat Diduga Dibisniskan dan Mengalir ke Teroris Al-Qaeda