Olahraga

Terus Bertambah, Jumlah Pemain Esport di Indonesia Capai 52 Juta

Penulis: Leo Dwi Jatmiko
Tanggal: 06 Januari 2022 - 09:17 WIB
Suasana babak Grand Final Piala Presiden Esports 2019 yang berlangsung di Istora Senayan pada Minggu (31/3/2019). - Bisnis/Rahmad Fauzan

Harianjogja.com, JAKARTA – Vero, agen komunikasi di Asia Tenggara, menyebut jumlah penduduk Indonesia yang terlibat dalam olahraga elektronik (esport) pada 2021 mencapai 52 juta. 

Hasil riset yang dirilis Vero bekerjasama dengan Decision Lab juga menjabarkan beberapa hal mengenai brand esport paling populer di Indonesia. 

Strategic Planning Director Vero Sasha Alwani mengatakan tujuan dikeluarkannya riset ini adalah untuk menelaah secara mendalam karakteristik dan perilaku para pemain dan penggemar esports Indonesia. 

Dengan mengetahui perilaku, pemangku kepentingan dapat belajar dan membuat keputusan yang lebih tepat tentang bagaimana mereka dapat terlibat dalam ranah esport yang sedang booming di Indonesia. 

“Lebih dari 52 juta penduduk Indonesia saat ini memainkan gim esports,” kata Sasha dalam siaran pers, Rabu (5/1/2022). 

Selain dikenal sebagai olahraga elektronik, esport biasanya juga digelar dalam bentuk kompetisi untuk merebutkan sejumlah uang dengan nilai besar. 

Esport berbeda dengan gaming. Para pemain esport memiliki tujuan berkompetisi dan memenangi hadiah. Sebaliknya, pemain gaming hanya sekadar rekreasi atau untuk hiburan. 

Sasha menambahkan dengan melihat jumlah pengguna yang besar, memberikan peluang bagi Key Opinion Leader (KOL) untuk membangun dan mengembangkan keunikan kepribadian mereka serta konten yang menjangkau audiens. 

Kemudian untuk brand atau merek, esport secara efisien merupakan saluran komunikasi baru. Besarnya potensi esport di Indonesia merupakan peluang besar bagi brand dan entitas bisnis untuk menciptakan sinergi yang dapat mendukung merek dalam berkomunikasi dengan target konsumen. 

“Sehingga dapat meraih pangsa pasar yang lebih luas bagi perkembangan bisnis mereka,” kata Sasha. 

Hasil riset yang dilakukan terhadap 470 orang Indonesia berusia 16-41 tahun dengan 3 kategori responden, yakni gamer, watcher dan streamer, juga menunjukkan beberapa hal, antara lain: 

Demografi

Secara umum, komunitas Esports di Indonesia sebagian besar berada di ibu kota Jakarta, diikuti oleh Surabaya dan Medan, dengan kelompok usia 26-37 tahun. Sementara dari aspek distribusi gender, esport di Indonesia masih didominasi oleh pria yakni sebesar 53 persen, sementara wanita sebesar 47 persen.

Semua responden dari kategori yang berbeda setuju bahwa genre esport paling diminati adalah Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Watcher/streamer lebih menikmati gim strategi kehidupan nyata. 

Mobile Legend dan PUBG mendominasi kategori sebagai permainan yang paling banyak dimainkan, ditonton, dan dijadikan streaming. 

Brand esport yang paling populer di Indonesia adalah GameLoft untuk kategori pengembang gim ternama dengan persentase sebesar 78 persen. DuniaGames sebagai platform berita gim terpopuler dengan prosentase sebanyak 72 persen, serta Youtube Gaming untuk kategori platform streaming (84%) dan watching (91%) paling banyak digunakan. 

Adapun dalam hal selebriti esport, responden dari semua kategori setuju bahwa EVOS Esports adalah pemain atau tim paling terkenal di kalangan komunitas, disusul  RRQ di peringkat-2, sementara Jess No Limit memegang gelar sebagai streamer yang paling banyak ditonton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Berita Terkait

Duh, 112 Anak di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Gim dan Medsos
Cara Memaksimalkan Hero Burst di Mobile Legends agar Tak Mudah Tumbang
Warga Rusia Protes Larangan Platform Game Roblox
Rusia Blokir Roblox, Tuduh Sebar Konten Berbahaya

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Sabar/Reza Tantang Ganda Korea di 16 Besar Malaysia Open 2026
Eks Pebalap MotoGP Akui WorldSBK Kini Makin Kompetitif
Ini Penyebab Francesco Bagnaia Gagal di MotoGP 2025
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 98 Laga dan Grand Final di Jogja
Bukan Rossi atau Marquez, Lorenzo Sebut Pedrosa Rival Paling Dibenci
Ujian Berat Jafar/Felisha di Hari Pembuka Malaysia Open 2026
Wilda Nurfadhilah Masuk Tim Kepelatihan Livin Mandiri
Malaysia Open 2026: Indonesia Turunkan 9 Wakil, Jojo Unggulan
Taktik Marquez di Ducati: Dugaan Sabotase yang Lumpuhkan Bagnaia
Jadwal Lengkap F1 2026: 24 Seri, Debut Audi dan Cadillac