HomeOpini

Mengapa Selalu Gembira Ramadan di Kampus UMY

Oleh:Sutrisno, Dosen Ekonomi Syariah FAI UMY, Kandidat Doktor di International Islamic University Malaysia
08 Mei 2021 - 06:17 WIB

Sutrisno, Dosen Ekonomi Syariah FAI UMY, Kandidat Doktor di International Islamic University Malaysia

Puasa Ramadan 1442 H yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya akibat dampak pandemi Covid-19. Ada beberapa keunikan sekaligus keistimewaan yang mengembirakan pada bulan Ramadan saat pandemi di lingkungan kampus hijau UMY.

Keistimewaan yang ada diantaranya adalah terjadinya pandemi tidak menyurutkan semangat menyemarakan kegiatan menebar kebaikan dalam mengisi bulan Ramadan di kampus ini. Selain itu yang tidak kalah istimewanya di kampus “Muda Mendunia” ini, selama masa pandemi yang sudah berjalan satu tahun (dua kali Ramadan) semangat kegiatan akademik tetap berjalan dengan lancar meskipun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan perkuliahan pada suasana Ramadan masa pandemi diadakan dengan penjadwalan secara bergantian antara online dan offline untuk tetap menjaga pelayanan akademik dan protokol kesehatan yang seimbang. Perkuliahan yang dilaksanakan saat pandemi memang tidak mudah dan semulus yang dibayangkan. Berbagai dinamika dan tantangan yang terjadi diantaranya terkait jaringan Internet yang tidak memadai. Selain itu biaya yang harus dikeluarkan oleh mahasiswa untuk membeli kuota Internet menjadi tantangan baru yang harus dihadapi mahasiswa. Dalam rangka untuk memberikan respon dan solusi terkait permasalahan tersebut kampus secara sigap memberikan fasilitas dalam bentuk kuota gratis bagi mahasiswa maupun dosen sebagai langkah antisipasinya. 

Kegembiraan di Kampus UMY

Pembagian Takjil dan Pembagian Sembako Ramadan 1441 H pada tahun lalu memberikan kegembiraan bagi para mahasiswa. Sebagai bentuk tanggung jawab dan semangat memberi solusi pada mahasiswa yang masih berada di Jogja karena terdampak pandemi. Terkait dengan hal tersebut Pimpinan Universitas berusaha memberikan jalan keluar salah satunya porsi buka puasa dan sembako ke kampung-kampung sekitar kampus. Patut disyukuri bahwa Ramadan tahun ini kampus menyediakan 2500 porsi untuk makan buka puasa bagi mahasiswa selama 25 hari Ramadan.

Kegembiraan untuk semangat saling berbagi saat pandemi juga dilakukan oleh civitas kampus UMY khususnya bagi para dosen yang menerima hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan sebagian dananya kepada masyarakat terdampak Covid-19. Pemberian bantuan tersebut mendapatkan respon yang sangat bagus dari penerima karena dirasakan sangat membantu meringankan yang dirasakan saat pandemi ini.

Semangat berbagi UMY bukan karena punya banyak tetapi karena semangat untuk berbagi dan memberi solusi. Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor UMY yang memiliki semangat tinggi dalam memberikan yang terbaik bagi civitas UMY dan kemanusiaan pada umumnya.

Hal tersebut dapat dirasakan para tendik yang tidak sedikitpun dikurangi gajinya sebagai dampak Pandemi Covid-19, padahal dikampus lain sudah dilakukan. Rektor menyampaikan “berpikir ke arah sana saja tidak” beliau menambahkan bukan karena punya berlebih tetapi lebih karena semangat menerapkan nilai-nilai ajaran Islam (QS Al-Ma’un) untuk berbagi dan mengabdi kepada sesama. Sehingga dengan berfikir, berprasangka dan berikhtiar untuk menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an maka Allah menganugerahkan jalan keluar semua persoalan yang dihadapi dari jalan yang Allah kehendaki. Itulah beberapa hal yang mebuat saya pribadi merasa bangga sebagai alumni dan merasakan kegembiraan menjalani Ramadan di kampus tercinta meskipun dalam suasana pandemi yang menghantui. 

Tag: ramadan Editor: Maya Herawati

Artikel Terkait
Ahli Falak 4 Negara Berembuk Kalender Hijriah 1 year ago
OPINI: Memenangkan Hari Kemenangan 2 years ago
Dari Panggung, Shaggydog Bebaskan Penghuni Lapas Wirogunan dari Kebosanan 2 years ago
Selama Ramadan, Lebih dari 1.000 Petasan Disita Polsek Srandakan 2 years ago
OPINI: Akselerasi Kualitas Keimanan dan Ketakwaan untuk Mencapai Idulfitri 2 years ago

Berita Pilihan

Keteladanan yang Tak Tergantikan Mengoptimalkan Ibadah Puasa saat Pandemi Covid-19 OPINI: Karya Holistik yang Membangun Karakter Bangsa OPINI : Melatih Kejujuran OPINI: Memahami Evolusi E-Government
Berita Terbaru
OPINI: Swasembada Semu Daging Ayam 9 hours ago
OPINI: Omnibus Law & Orkestrasi Ekosistem Investasi Daerah 1 day ago
OPINI: Arah Pemulihan Ekonomi Berlanjut 3 days ago
OPINI: Aji Mumpung di Musim Liburan 4 days ago
OPINI: Menekan Risiko Keuangan melalui Literasi Media & Informasi 5 days ago

Terpopuler

HIKMAH RAMADAN: Ramadan, Bentuk Kasih Sayang Allah Opini: Perlindungan Konsumen di Era Digital RIFKA ANNISA: Bercerita Pengalaman Kekerasan Seksual OPINI: Menepis Stres Kerja di Perusahaan OPINI: Buzzer adalah Kita
OPINI: Transformasi Ekonomi Hijau 6 days ago
OPINI: RUU PKS, Harapan Perlindungan Hukum Kawin Paksa 1 week ago
OPINI: Fatwa Vaksin Covid-19 1 week ago
OPINI: Pemangkasan Bunga Kartu Kredit 1 week ago
OPINI: Sikapi Pandemi dengan Resilient 1 week ago