Otomotif

Penyebab Ban Tubeless Kempes

Penulis: Jumali
Tanggal: 24 Januari 2022 - 10:27 WIB
Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA - Mungkin Anda pernah mengalami, ban tubeless mengalami kempes dengan sendirinya. Padahal, tak ada kegiatan atau apa pun yang Anda lakukan.

Berikut penyebab kenapa ban tubeless kempes dengan sendirinya:

- Tekanan Angin

Ban tubeless sering kempes dengan sendiri bisa jadi karena tekanan udara yang berkurang. Di mana, udara bertekanan di dalam ban dapat menyusut atau memuai jika ada perubahan suhu. Ketika suhu panas, udara memuai.

- Kondisi Pentil

Kondisi pencil ban yang tidak terpasang dengan baik akan membuat ban tubeless kempes. Pastikan pemasangan pentilnya sudah benar atau belum agar tidak cepat rusak.

- Karet Ban

Karet ban yang telah getas menjadi penyebab ban tubeless kempes. Pastikan ban Anda tidak menggunakan ban yang sudah diproduksi dari 6 tahun lalu.

- Tertusuk

Pastikan ban tubeless tidak ditempeli benda tajam yang menusuk. Pastikan benda tajam yang menusuk dan menempel itu segera dilepas.

- Pelek

Pelek yang telah peang dan karatan membuat ban gampang bocor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Mojave Camper Van Ultra-Premium Berbasis Sprinter Rp7,7 Miliar
Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
Sejarah Reli Dakar: Dari Afrika ke Arab Saudi

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Mojave Camper Van Ultra-Premium Berbasis Sprinter Rp7,7 Miliar
Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
Kejar Level 3, BYD Kembangkan ADAS dengan Dana Rp238 Triliun
BMW Banting Harga 30 Model di China, Perang EV Kian Panas
Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
Rekor Dunia, Penjualan Mobil Listrik Norwegia Tembus 95,9 Persen
Demi Keselamatan, China Larang Gagang Pintu Elektrik Mobil
Eropa Lesu, Penjualan Tesla Melejit di Norwegia
GWM Australia Recall 1.445 Mobil Hybrid 2025, Ini Risikonya