Otomotif

Cegah Jamur di Interior Mobil dengan Hal Ini

Penulis: Jumali
Tanggal: 24 Januari 2022 - 05:47 WIB
Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA - Mendadak muncul jamur di interior mobil, tentu bukanlah hal yang Anda inginkan. Sebab, selain akan membuat tampilan interior lusuh dan tidak nyaman, keberadaan jamur juga membahayakan kesehatan Anda.

Oleh karena itu, pencegahan akan bahaya tumbuhnya jamur harus Anda lakukan. Berikut cara mencegah tumbuhnya jamur pada interior mobil Anda :

- Pastikan tak ada kebocoran

Pastikan tidak ada kebocoran pada interior mobil Anda. Selain itu, pastikan juga karet interior juga menutup rapat celah yang ada. Sebab, jika ada kebocoran dan terjadi lembab di dalam mobil, maka jamur akan lebih mudah tumbuh.

- Jangan ada cairan yang tumpah

Pastikan pastikan tidak ada cairan tumpah pada mobil. Sebab, jamur akan cepat tumbuh jika cairan yang tumpah tidak segera dibersihkan dan dikeringkan.

- Rutin bersihkan mobil

Jamur tumbuh karena mobil jarang dilakukan pembersihan secara rutin. Untuk itu, Anda harus rutin membersihkan mobil agar kemungkinan jamur tumbuh bisa diminimalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Mojave Camper Van Ultra-Premium Berbasis Sprinter Rp7,7 Miliar
Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
Sejarah Reli Dakar: Dari Afrika ke Arab Saudi

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Mojave Camper Van Ultra-Premium Berbasis Sprinter Rp7,7 Miliar
Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
Xpeng Dituding Tipu Konsumen, Radar Mobil Listrik G6 Hilang
Kejar Level 3, BYD Kembangkan ADAS dengan Dana Rp238 Triliun
BMW Banting Harga 30 Model di China, Perang EV Kian Panas
Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
Rekor Dunia, Penjualan Mobil Listrik Norwegia Tembus 95,9 Persen
Demi Keselamatan, China Larang Gagang Pintu Elektrik Mobil
Eropa Lesu, Penjualan Tesla Melejit di Norwegia
GWM Australia Recall 1.445 Mobil Hybrid 2025, Ini Risikonya