Otomotif

Toyota Bikin Suku Cadang Kendaraan Listrik di India

Penulis: Jumali
Tanggal: 13 Mei 2022 - 00:47 WIB
Toyota bZ4X / Toyota

Harianjogja.com, JOGJAToyota Motor Corp akan menjadikan India sebagai pusat manufaktur suku cadang kendaraan listrik. Manufaktur suku cadang kendaraan listrik ini akan dikhususkan untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor ke beberapa negara ASEAN serta Jepang.

"Aspirasinya adalah menjadikan India sebagai pusat manufaktur untuk teknologi yang lebih bersih," kata Wakil Presiden Eksekutif Toyota Kirloskar Motor, Vikram Gulati.

Toyota akan mulai dengan memproduksi e-drive atau bagian powertrain listrik yang digunakan oleh berbagai jenis kendaraan listrik termasuk baterai, plug-in hybrid, dan model hybrid lainnya.

Sebelumnya, Toyota mengumumkan perusahaan akan menginvestasikan Rp9 triliun di India untuk melokalisasi rantai pasokan kendaraan listrik, serta merupakan bagian dari tujuan netralitas karbon yang lebih luas pada 2050.

Sebagian besar investasi di India tersebut akan dilakukan oleh unit lokal Toyota yakni Toyota Kirloskar Motor dan Toyota Kirloskar Auto Parts, serta perusahaan patungan Toyota Motor Corp yakni Aisin Seiki dan Kirloskar Systems.

Perdana Menteri Narendra Modi juga diketahui menawarkan insentif miliaran dolar kepada perusahaan untuk membuat mobil listrik dan suku cadangnya secara lokal.

Di India, Toyota memang lebih fokus pada peluncuran model hybrid pertama. Hal itu diyakini lebih cocok dengan tujuan negara tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan emisi karbon.

Gulati mengatakan, hal tersebut akan mengatasi berbagai kebutuhan konsumen dan memungkinkan transisi yang lebih cepat menuju masa depan yang terelektrifikasi.

"Membangun rantai pasokan lebih awal akan membantu Toyota menjadi kompetitif dalam hal volume dan harga di India," kata dia.

Dengan begitu, Toyota berharap hal tersebut dapat membuat pergeseran ke teknologi kendaraan listrik di India menjadi lebih cepat dan minim hambatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Reuters

Berita Terkait

Tren Layar Sentuh di Mobil Berbahaya dan Malas
EV di Singapura Pukul Bengkel Tradisional,  Pendapatan Turun 50 Persen
China Larang Setir Yoke Mulai 2027, Tesla hingga Xiaomi Wajib Ikuti
Valuasi US$1,5 Triliun Tak Menjamin, Investor Lama Tinggalkan Tesla

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Ducati Rilis Motor Retro Formula 73 Edisi Terbatas, Cuma 873 Unit
BYD Naik Kelas: Dari EV Massal ke Mobil Performa Premium
Lampu LED Mobil Bikin Silau? Ini Risiko & Aturannya
Harley-Davidson Rugi 28 Persen, Siapkan PHK dan Efisiensi Rp2,3 T
Pembalap Asal Gunungkidul Ini Pertajam Waktu di Tes Moto3 Jerez
Tren Layar Sentuh di Mobil Berbahaya dan Malas
EV di Singapura Pukul Bengkel Tradisional,  Pendapatan Turun 50 Persen
Honda Brio Raih Best City Car dan Best Local Content di IIMS 2026
China Larang Setir Yoke Mulai 2027, Tesla hingga Xiaomi Wajib Ikuti
Bikin Iri! Maxime Bouttier Hadiahi Luna Maya BMW i7 Rp3,6 Miliar