News

UEFA Nations League: Kekalahan yang Sangat Mengecewakan untuk Jerman

Penulis: Oktaviano DB Hana
Tanggal: 18 Oktober 2018 - 00:25 WIB
Manuel Neuer - Reuters/Benoit Tessier

Harianjogja.com, JOGJA–Jerman sudah tak punya peluang melaju ke semifinal UEFA Nations League 2018/2019. Die Mannschaft bahkan terancam terdegradasi ke Liga B karena kalah dua kali dari Prancis dan Belanda.

Juara Piala Dunia 2014 ini kalah dari tuan rumah Prancis, juara Piala Dunia 2018, dengan skor 1-2  kala bertandang ke Stade de France, Paris, Rabu (17/10/2018) dini hari WIB.

Setelah lebih dahulu unggul melalui gol penalti Toni Kroos, Der Panzer kebobolan dua gol Antoine Griezmann pada babak kedua. Jerman kini hanya membukukan satu poin dari tiga pertandingan atau berada di bawah Perancis di pemuncak kelasemen dan Belanda di urutan kedua dengan masing-masing raihan tujuh dan tiga poin.

Jerman hanya menyisakan satu pertandingan sisa, yakni menjamu Belanda di Arena AufSchalke, pada 20 November 2018.

Di laga melawan Prancis, Jerman sudah berubah total. Joachim Low untuk kali pertama sejak Piala Konfederasi 2017 kembali menurunkan skema tiga bek tengah: Mattias Ginter, Nicklas Sule, dan Mats Hummels. Jerman tampli solid, sayangnya lini depan mereka sangat buruk.

Uefa.com mencatat penguasaan bola Jerman mencapai 56%, di babak pertama bahkan sampi 68%. Akurasi umpan pun mencapai 88% dari 580 operan atau lebih unggul dari Perancis yang tercatat sebesar 87% dari 467 operan.

Namun, Jerman hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran, sedangkan Prancis menghasilkan emat tembakan.

Kekalahan itu sangat menyesakkan. Kiper utama dan kapten timnas Jerman Manuel Neuer mengatakan bahwa timnya sudah mampu menjalankan strategi dengan baik dan mampu mengendalikan permainan.

“Selalu terasa buruk ketika Anda kalah, pahit dan mengecewakan, terutama karena Anda merasa memiliki segalanya di bawah kendali,” ujarnya kepada ARD.

Low juga menyayangkan hasil yang diraih timnya. Dia merasa anak asuhnya bisa membuat gol tambahan, terutama pada babak pertama.

“Saya kecewa dengan hasilnya. Kami belum mendapatkan hasil yang pantas untuk kinerja yang sangat baik,” kata Low.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
Spanyol Hentikan Rekor & Kandaskan Mimpi Italia Kawinkan Gelar
Lawan Italia, Bocah Barcelona Ini Pecahkan Rekor 85 Tahun di Timnas Spanyol
Hadapi Spanyol di Semifinal UEFA Nations Leagua, Italia Alami Krisis Lini Depan
Enrique Sebut Gaya Italia Kini Sama dengan Spanyol

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. Los Dol hingga Medot Janji, Denny Caknan Hibur 3.000 Penonton di Sekaten Solo
  2. 4 Oknum TNI-Polri Tertangkap Curi Kabel Telkom di Solo, Warganet: Ngisin-isini!
  3. Suporter yang Terdampak saat Tragedi Kanjuruhan Diminta Periksa Kesehatan
  4. Begini Cara Mengatasi Mata Pelajaran yang Dibenci

Berita Terbaru Lainnya

Ucapan Duka dari Tokoh Dunia untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan, Tim Investigasi PSSI Pede Indonesia Lolos dari Sanksi FIFA
Dilanda Perang, Ukraina Tetap Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Di Jogja, Truntum Water Stage Akan Jadi Tempat Nobar Resmi Piala Dunia 2022
Cak Nun Kritik Keras Kinerja Aparat saat Tragedi Kanjuruhan
Polri Beri Beasiswa kepada Anak Yatim Piatu Akibat Tragedi Kanjuruhan
Kompolnas: Tak Ada Perintah dari Kapolres Malang untuk Lepaskan Tembakan Gas Air Mata
Efek Tragedi Kanjuruhan, Mataram Is Love Menggema
Tragedi Kanjuruhan: Dua Anggota Polri Meninggal Karena Desak-Desakan dan Kurang Oksigen
Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Hadapi UEA, Bima Sakti Minta Timnas Tampil Tenang