News

Dilepas PSS Sleman, Seto Buka Peluang Kembali Latih PSIM Jogja

Penulis: Jumali
Tanggal: 15 Januari 2020 - 18:47 WIB
Seto Nurdiyantoro saat menjadi pelatih PSIM Jogja - Harian Jogja/Desi Suryanto

Harianjogja.com, SLEMAN - Mantan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro berpeluang menukangi klub lamanya, PSIM Jogja, pada kompetisi Liga 2 2020.

Seto tak lagi melatih PSS meski sukses membawa Super Elang Jawa promosi ke Liga 1 dua musim lalu dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia pada musim 2019. Pembicaraan kontrak Seto dengan manajemen PSS menemui jalan buntu. Super Elang Jawa akhirnya menunjuk Eduardo Perez Moran, eks asisten pelatih Luis Milla di Timnas Indonesia, sebagai juru taktik baru pada Liga 1 2020.

Seto menyebut peluangnya menangani Laskar Mataram cukup terbuka, apalagi sampai sekarang PSIM belum membentuk tim untuk menyongsong musim depan. Seto juga tak mempermasalahkan harus melatih klub Liga 2.

“Peluang itu ada [melatih PSIM]. Peluang ini juga sama buat semua tim yang belum punya pelatih, semua kesempatan yang sama. Entah nanti seperti apa, saya ikuti aliran-Nya,” kata Seto kepada Harianjogja.com, Rabu (15/1/2020).

PSIM bukan tim baru untuk pelatih berumur 45 tahun ini. Seto mengawali karier profesional sebagai pemain di PSIM Jogja. Selain itu, Seto juga mengawali karier kepelatihan bersama PSIM Jogja pada 2015. Saat itu Seto berduet dengan asisten pelatih PSIM Jogja yang muncur musim lalu, Erwan Hendarwanto, meracik tim.

Namun, hingga kini, belum ada komunikasi dari manajemen PSIM Jogja terkait dengan kemungkinan mengembalikan Seto ke Laskar Mataram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkot Jogja Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI
Penataan Kawasan Kumuh di Sungai Gajah Wong Dapat Apresiasi Bank Dunia
YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia
PSIM Jogja Waspadai Motivasi dan Kualitas Pemain Gresik United
Dibekuk Persita 1-2 di Kandang, Ini Kata Pelatih PSS Sleman

Video Terbaru

Advertisement

Berita Lainnya

  1. KAI Access Punya Fitur Baru, Bisa Nonton Film Tanpa Kuota di Kereta
  2. Ora Lanang Ora Wedok, Mengenal Frasa Gender Netral
  3. Berawal dari Penelitian, Dosen UKSW Bikin Batik Motif Matematika Bernama Odema
  4. Setelah Mataram Is Love, Kini Muncul Gerakan Mataram Melawan

Berita Terbaru Lainnya

Pertemuan Erick Thohir dan FIFA Bahas Perbaikan Sepak Bola Indonesia
Diminta Mundur, Iwan Bule Justru Minta Masyarakat Baca Regulasi
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Seluruh Stadion di Indonesia Diaudit
Ucapan Duka dari Tokoh Dunia untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan, Tim Investigasi PSSI Pede Indonesia Lolos dari Sanksi FIFA
Dilanda Perang, Ukraina Tetap Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Di Jogja, Truntum Water Stage Akan Jadi Tempat Nobar Resmi Piala Dunia 2022
Cak Nun Kritik Keras Kinerja Aparat saat Tragedi Kanjuruhan
Polri Beri Beasiswa kepada Anak Yatim Piatu Akibat Tragedi Kanjuruhan
Kompolnas: Tak Ada Perintah dari Kapolres Malang untuk Lepaskan Tembakan Gas Air Mata