Sepakbola

Putri Mataram Jadi Kampiun Ardek 98 Cup

Penulis: MG Noviarizal Fernandez
Tanggal: 05 Desember 2021 - 09:37 WIB
Putri Mataram, Sleman di sela-sela laga di Lapangan Desa Kebon Gulom, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Sabtu (4/12/2021). - Ist

Harianjogja.com, SLEMAN- Putri Mataram, Sleman menunaikan ambisinya merebut trofi Ardek 98 Cup di Boyolali. Berlaga di Lapangan Desa Kebon Gulom, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Sabtu (4/12/2021), anak asuh Sri Hastuti itu berhasil mempecudangi lawan-lawannya dalam turnamen segita tersebut.

Di pertandingan pertama melawan Alaska Putri Klaten, Putri Mataram turun dengan kekuatan intinya dan langsung melancarkan serangan spartan ke jantung pertahanan lawan.
Alhasil, di menit ke 10, Navishah Nuraini berhasil menjebol gawang lawang. Unggul 1-0, Putri Mataram tidak mrngendorkan tekanan dan terus menguasai jalannya pertandingan.
Tercatat, 11 menit setelah gol pertama, Luluk Hajar Sofi sukses menggandakan keunggulan di menit ke 21. Skor 2-0 tetap dipertahakan oleh Putri Mataram hingga peluit panjang berakhir.
Di pertandingan kedua melawan Mahesa Jenar Putri Semarang, Putri Mataram memainkan sembilan pemain U-17 untuk menambah jam terbang. Kepercayaan itu tidak disia-siakan oleh para pemain muda yang tampil trengginas merepotkan barisan pertahanan lawan. 
Sayang ketiadaan lampu penerang di lapangan dan hari beranjal petang, mendorong penyelanggara turnamen untuk menghentikan pertandingan dan pemenangnya ditentukan melalui adu penalti. 
Dalam drama adu penalti, Putri Mataram berhasil unggul dengan skor 3-1. Adapun tiga eksekutor yang sukses menceploskan bola adalah Amelia Diah Handayani, Luluk Hajar Sofi, dan Niken Wahyuni. 
Dengan hasil dua kemenangan itu, Putri Mataram berhasil menggondol trofi Ardek Cup 98. Pelatih kepala Putri Mataram, Sri Hastuti mengaku puas dengan penampilan anal didiknya yang tampil ofensif dalam laga-laga tersebut. Menurutnya kemenangan ini menjadi modal untuk meningkatkan jam bertanding serta kepercayaan diri para pemain.
"Kami menang dan capaian ini menjadi semangat buat kami untuk terus berprestasi," pungkasnya.
Putri Mataram merupakan klub sepakbola wanita tertua di bumi Yogyakarta sekaligus klub tertua kedua setelah Buana Putri, Jakarta. Klub ini sudah meraih berbagai prestasi hingga ke tingkat nasional. Terakhir, tim junior U-17 Putri Mataram berlaga di Piala Menpora setelah menjadiu kampiun untuk regional DIY. 
Tim ini pun menjadi tulang punggung sepakbola putri Sleman yang kerap meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Daerah (porda) DIY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

Dewa United Desak Sanksi Tegas Tendangan Kungfu Pemain Bhayangkara FC
Profil Fadly Alberto, Pemain Bhayangkara FC Pelaku Tendangan Kungfu
Tendangan Kungfu Warnai Laga EPA, Firman Utina Murka
Laga EPA U20 Ricuh Usai Tendangan Viral, Nova Arianto Murka

Video Terbaru

Berita Lainnya

  1. Panduan Lengkap Slot Online di JendelaToto
  2. Panduan Lengkap Main di Jendelatoto
  3. Main Slot Gacor Mudah Menang 2025
  4. Best Strategies for Togel Players

Berita Terbaru Lainnya

Semifinal Penentu, Inter dan Atalanta Dibayangi Tekanan
Pekan Penentuan Arsenal Tertekan, City Mengintai Puncak
Fadly Alberto Minta Maaf usai Tendangan Kungfu, Siap Terima Sanksi
Pelatih PSS Sleman Soroti Fokus Tim Seusai Menang Lawan Persiku Kudus
PSS Sleman Rebut Puncak Klasemen, Menang 2-1 Lawan Persiku
Starting XI PSS Sleman vs Persiku: Super Elja Pasang Trisula Tajam
PSSI Siapkan Hukuman Berat Kasus Tendangan Kungfu Bhayangkara FC
Dewa United Desak Sanksi Tegas Tendangan Kungfu Pemain Bhayangkara FC
Profil Fadly Alberto, Pemain Bhayangkara FC Pelaku Tendangan Kungfu
Tendangan Kungfu Warnai Laga EPA, Firman Utina Murka