Sepakbola

Salah Pakai Jersey, Kiper PSIS Didenda Rp10 Juta

Penulis: Ichsan Kholif Rahman
Tanggal: 07 Desember 2021 - 05:17 WIB
Jandia Eka Putra - Instagram @jandiaekaputra

Harianjogja.com, JAKARTA—Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain dan klub.

Sebagaimana dilansir pssi.org pada Senin (6/12/2021), Komdis PSSI mengeluarkan 17 poin putusan Komdis PSSI kepada tim Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

Kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, yang salah memakai jersey disanksi Komdis PSSI. Kejadian itu sempat viral di media sosial saat Jandia memakai jersey kiper cadangan.

Jandia teledor saat PSIS Semarang bertemu PSM Makassar pada Senin (22/11/2021). Jandia Eka Putra tak mengenakan jersey yang seharusnya.

Pemilik nomor punggung 30 ini menggunakan jersey milik rekan setimnya yakni Joko Ribowo. Hasil sidang Komite Disiplin PSSI tanggal 3 Desember 2021 memutuskan bahwa Jandia terbukti bersalah dan didenda Rp10 juta.

Persis Solo didenda karena bertingkah buruk dalam pertandingan. Komdis PSSI mewajibkan Persis Solo membayar denda sebesar Rp50 juta setelah mendapat lima kartu kuning dalam pertandingan saat Persis Solo melawan Hizbul Wathan Football Club (HWFC) pada 23 November 2021 lalu.

Persis Solo dianggap bertingkah buruk dengan mendapat lima kartu kuning. Hukuman ke Persis Solo menjadi kali kedua setelah sebelumnya Persis Solo mendapat sanksi yang sama saat melawan PSCS Cilacap. Tercatat dalam fase penyisihan grup, Persis Solo sudah menghabiskan Rp100 juta untuk membayar denda.

Tim Liga 2, KS Tiga Naga, menjadi tim terbanyak yang disanksi Komdis PSSI. Semuanya dikarenakan kericuhan saat KS Tiga Naga menghadapi Semen Padang pada 29 November 2021 lalu. Pelatih kepala KS Tiga Naga, Feryandes Rozialta, disanksi 3 tahun tidak boleh beraktivitas di dunia sepak bola Indonesia karena dianggap memprovokasi ofisial tim untuk menyerang perangkat pertandingan. Feryandes juga didenda 25 juta atas perbuatannya. Lalu asisten Pelatih KS Tiga Naga, Beni Setiadi, juga harus absen selama dua tahun setelah menyerang perangkat pertandingan dan didenda Rp10 juta. Sanksi yang sama dengan Beni turut dijatuhkan kepada kitman KS Tiga Naga Andria Syahputra. Dia dianggap melakukan penyerangan kepada perangkat pertandingan.

Masseur KS Tiga Naga, Herlizon Herly, juga tak luput dari sanksi Komdis PSSI. Herlizon juga dianggap menyerang perangkat pertandingan dan harus menerima sanksi yang sama dengan Beni dan Andria.

Lalu, secara umum tim KS Tiga Naga wajib membayara denda tambahan Rp75 juta.

“Tingkah laku buruk tim, empat ofisial tim secara bersama sama melakukan ancaman, intimidasi, pengejaran, pemukulan dan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan,” tulis keterangan Komdis PSSI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos.com

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Lampung Tekuk Dewa United 1-0
Persita Tekuk Persis 3-1, Laskar Sambernyawa Kian Terpuruk
Bali United vs Arema FC, Duel Penentu Arah Musim
Babak I, Persita Unggul Telak 3-0 atas Persis Solo di Manahan

Video Terbaru

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Chelsea Tunjuk Rosenior Gantikan Maresca, Berikut Profilnya
Messi Tegaskan Tak Ingin Melatih, Pilih Jadi Pemilik Klub
Tembus 100 Penampilan, Ze Valente Tegaskan Peran Vital di PSIM
Resmi! Chelsea Tunjuk Liam Rosenior Jadi Pelatih hingga 2032
Hasil Sassuolo vs Juventus 0-3, Bianconeri Kokoh di Empat Besar
PSS Kalah dari Kendal, Ansyari Kritik Kepemimpinan Wasit
Tendangan Kung Fu, Pemain Perseta Retak Tulang Rusuk
Big Match Liga Inggris: Arsenal vs Liverpool di Emirates
Buntut Tendangan Kungfu, PS Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi
Manchester United Resmi Pecat Ruben Amorim Usai Hasil Buruk